10 Bauran Promosi (Promotion Mix) Dalam Pemasaran

YBelajar dari para marketer yang berhasil menjual produknya, ternyata tak sedikit dari mereka yang memakai formula Bauran Promosi (Promotion Mix). Yakni berbagai perangkat komunikasi yang perusahaan gunakan untuk kegiatan promosi.

Penggunaan berbagai alat dalam melakukan promosi ini merupakan cara terbaik untuk dapat menyampaikan pesan. Pesan tentang produk kepada target konsumennya secara efektif.

Bauran promosi ini merupakan salah satu bagian dari Bauran Pemasaran atau Marketing Mix.

(Baca Juga : Bauran Pemasaran (Marketing Mix) dan Pentingnya bagi Usaha)

Mengutip dari pendapat Kotler (2005: 264-312), unsur bauran promosi (promotion mix) terdiri atas lima perangkat utama. Yaitu : Advertising, Sales Promotion, Public Realation and Publisity (hubungan masyarakat), personal selling, dan direct marketing.

Seiring dengan perkembangan jaman, bauran promosi telah berkembang menjadi 10 item, ecara sederhana sepuluh perangkat tersebut adalah sebagai berikut :

1. Bauran Promosi – Advertising (Periklanan)

Bauran Promosi Periklanan - pixabaycom

Menurut Wells, Burnett dan Moriarty (2003), Iklan adalah suatu bentuk komunikasi non-personal dengan biaya yang keluark dari perusahaan dalam penggunaan media massa untuk membujuk dan mempengaruhi audiens.

Sedangkan menurut Kotler (2003:814) iklan adalah bentuk penyajian non personal dan promosi ide, barang atau jasa oleh seorang sponsor tertentu yang perlu mereka bayar.

Jika mengacu dari dua pendapat di atas, periklanan bisa berarti sebagai media komunikasi massa yang dibuat untuk tujuan mempengaruhi target pasarnya.

Adapun obyek yang komunikasi bisa berupa ide/gagasan, barang, jasa ataupun lainnya yang dilakukan oleh perusahaan, lembaga, institusi, atau siapapun juga.

Melihat kenyataan di lapangan, memang hingga saat ini orang-orang membeli sebuah produk sedikit banyak karena pengaruh iklan. Baik iklan di televisi, radio, koran, majalah, spanduk, billboard di pinggir jalan, internet atau yang lainnya.

Baca juga : Macam-Macam Media Iklan Untuk Promosi

Iklan-iklan tersebut selalu ada dan seolah selalu memberi peringatan kepada kita untuk selalu megingatnya.

Iklan bisa menjadi salah satu media yang efektif untuk berkomunikasi dengan banyak orang.

Dengan memasang satu spanduk seminggui saja di ruang publik misalnya, akan ada ratusan bahkan ribuan pasang mata yang akan dapat menerima pesan melalui iklan tersebut.

Apalagi jika iklan tersebut unik dan mampu mencuri perhatian, pasti akan lebih mudah mengingatnya.

Bagi seorang pemasar, membuat iklan bukan hanya untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat.

Lebih dari itu, biasanya dari perusahaan juga memiliki agenda besar agar keberadaan merek produknya benar-benar bisa berada dalam benak konsumen.

Dari situ perusahaan juga bisa menumbuhkan dan menjaga keyakinan konsmen, sehingga mereka dapat loyal dan tak mudah berpaling ke produk lain.

(Baca Juga : Kreativitas Tanpa Batas di Usaha Periklanan)

2. Bauran Promosi – Sales Promotion (Promosi Penjualan)

bauran promosi sales promotion

Menurut Kotler (2003), Promosi penjualan (Sales Promotionadalah berbagai insentif jangka pendek untuk mendorong keinginan mencoba atau membeli suatu produk atau jasa.

Sedangkan menurut (Lubis, 2004) Promosi Penjualan (Sales Promotion) adalah suatu kegiatan perusahaan untuk menjajakan produk sedemikian rupa sehingga konsumen akan mudah untuk  melihatnya dan bahkan dengan cara penempatan dan pengaturan.

Sebagai salah satu bagian dari bauran promosi, kegiatan promosi penjualan sering dilakukan oleh banyak pemasar sebagai upaya mempetemukan produk dengan target pasarnya secara langsung (hardsell).

Dalam program ini perusahaan akan memberi berbagai insentif untuk para calon konsumen agar mereka dapat merasakan produknya.

Promosi penjualan ini biasa perusahaan lakukan dengan memberikan diskon besar-besaran atau dengan pemberian hadiah langsung. Ada juga yang melakukan dengan pemberian kupon belanja, bahkan sample produk yang bisa secara gratis.

Meskipun dalam waktu yang relatif pendek, dalam melakukan promosi penjualan pihak perusahaan biasanya perlu mengeluarkan biaya yang cukup besar.

Meski demikian dampak yang yang akan timbul juga besar, karena konsumen sebagai pengambil keputusan dapat mencoba, merasakan dan membeli produk.

Pengalaman penggunaan produk saat promosi penjualan inilah yang kedepannya para konsumen baru bisa kembali melakukan pembelian.

Selain itu juga dapat perusahaan gunakan sebagai sarana membangun hubungan konsumen untuk jangka panjang.

(Baca juga : 6 Langkah Membuat Program Promosi Penjualan)

3. Bauran Promosi – Public Realation and Publisity (Hubungan Massa)

bauran promosi humas

Menurut Cutlip, Center & Broom (2005:25) Public Relations adalah fungsi manajemen yang membangun dan mempertahankan hubungan yang baik dan bermanfaat antara organisasi dengan publik yang mempengaruhi kesuksesan atau kegagalan organisasi tersebut.

Menurut Frank Jefkins, Public Relation adalah bentuk komunikasi yang terencana, baik itu ke dalam maupun ke luar, antara suatu organisasi dengan semua khalayaknya dalam rangka mencapai mencapai tujuan-tujuan spesifik yang berlandaskan pada saling pengertian.

Sedangkan menurut Kotler (2003) Public Relations merupakan berbagai program untuk mempromosikan dan/atau melindungi citra perusahaan atau produk individualnya.

Dalam perusahaan maupun organisasi, Public Relation memiliki peranan penting untuk membangun citra yang baik di masyarakat mengenai produk, perusahaan maupun organisasi.

Dengan memiliki citra yang baik di mata masyarakat luas tentu akan semakin memperkuat nilai tawar sekaligus dapat memperpanjang kelangsungan hidup produk, perusahaan maupun organisasi.

Ada banyak fungsi public relation dalam perusahaan, baik untuk internal maupun eksternal.

Para PR  inilah yang menciptakan pemahaman (Mutual Understanding). Mereka sekaligus menjadi jembatan antara kepentingan perusahaan dan publiknya, membangun opini publik tentang produk dan perusahaan, dan mendukung berbagai agenda acara kegiatan perusahaan dalam rangka meningkatkan citra.

(baca juga : Tugas Dan Fungsi Public Relation Dalam Perusahaan)

4. Bauran Promosi – Personal Selling (Penjualan Perorangan)

Meningkatkan-Penjualan-Produk-dengan-jemput-bola

Menurut Norman A. Hart Dan John Stapleton, dalam kutipan Komarudin Sastradipoetra (2003:194) Personal Selling adalah proses penyajian komersial secara lisan selama pembeli atau penjual dalam situasi wawancara.

Sedangkan menurut Phillip Kotler (1993:376) Personal Selling adalah potensi lisan dalam pembicaraan dengan salah satu atau lebih calon pembeli untuk tujuan melakukan penjualan.

Terdapat banyak definisi tentang Personal Selling dari para ahli, namun pada prinsipnya hampir sama yakni kegiatan promosi yang perusahaan lakukan dengan cara berinteraksi secara langsung dengan calon pembeli.

Para pemasar dapat berinteraksi secara langsung secara pribadi maupun kelompok dengan target pasarnya.

Kegiatan penjualan secara face-to-face banyak manfaatnya bagi perusahaan maupun calon konsumen.

Dari cara ini pihak penjual dapat secara langsung mendemonstrasikan produknya, memberikan petunjuk tentang produk, serta dapat menjelasan atas berbagai keluhan calon konsumen.

Melakukan promosi dengan personal selling bisa menjadi salah satu cara unuk mencapai tujuan menghasilkan transaksi penjualan dan membangun hubungan dengan pelanggan.

Meski biaya juga cukup tinggi karena membutuhkan salesman/girl yang banyak, keuntungan dengan menggunakan cara ini adalah para pemasar dapat langsung menuju target pasar potensial.

5. Bauran Promosi – Direct Marketing (Pemasaran Langsung)

Tips Sukses Bisnis Online

Menurut Kotler &  Gary Armstrong (1996: 53) Direct Marketing  adalah pemasaran yang menggunakan berbagai media untuk berinteraksi langsung dengan konsumen, biasanya menelepon konsumen untuk mendapat respons langsung.

Sedangkan menurut Duncan (2002 : 573 ) Direct Marketing adalah ketika perusahaan ingin menjalin komunikasi langsung dengan pelanggan, mereka mengguanakan strategi komunikasi langsung, di mana lebih bisa berinteraksi, database yang memicu proses komunikasi pemasaran menggunakan media untuk mendorong respon pelanggan.

Direct Marketing bisa menjadi salah satu sistem pemasaran interaktif yang dapat dikembangkann perusahaan untuk menghasilkan tanggapan langsung dari pelanggan yang menjadi target.

Dengan melakukan dengan teknik promosi ini, pihak perusahaan akan mampu menciptakan hubungan baik dengan pelanggan.

Beberapa contoh bentuk promosi Direct Marketing menurut Saladin (2006:1193) antara lain adalah penjualan tatap muka, pemasaran direct mail, telemarketing, pemasaran melalui katalog (Catalog Marketing), dan Saluran Online (Online Channel)  dan lain-lain.

6. Bauran Promosi – Corporate image (Citra Perusahaan)

bauran promosi citra perusahaan

Citra perusahaan kini telah menjadi bagian dari bauran promosi. Adapun Citra perusahaan sendiri adalah persepsi dari perusahaan yang terekam dalam ingatan konsumen.

Keberadaan ‘Citra’ ini sangat mempengaruhi terhadap persepsi terhadap sebuah perusahaan.

Kesan perusahaan terbentuk dengan banyaknya proses informasi setiap waktu dari berbagai sumber.

Menurut Bill Canton dalam (S.Soemirat & Adrianto. E 2007) memberikan pengertian citra sebagai kesan, perasaan, gambaran diri publik terhadap perusahaan, kesan yang dengan sengaja diciptakan dari suatu objek, orang atau organisasi. Dengan terbentuknya citra yang baik di mata pelanggan, hal ini akan meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan terhadap perushaan tersebut.

Kapferer (1994) menyatakan bahwa konsumen membentuk citra melalui sintesis dari semua sinyal atau asosiasi yang dihasilkan nama merek/perusahaan,simbol visual (bisa logo dan slogan), produk, periklanan, sponsorship, artikel yang kemudian dikembangkan dan diinterpretasikan oleh konsumen.

Penilaian tertentu terhadap citra perusahaan oleh publiknya bisa berbentuk citra baik, sedang dan buruk.

7. Bauran Promosi – Sponsorship

contoh sponsor produk pada olah raga
contoh sponsor produk pada olah raga

Dalam bauran promosi juga dikenal sponsorship, ini adalah strategi pemasaran di mana sebuah perusahaan atau merek menyediakan dukungan finansial, sumber daya, atau produk kepada suatu acara, organisasi, atau individu dengan harapan mendapatkan manfaat promosi dan membangun hubungan dengan target pasar yang relevan.

Tujuan utama dari sponsorship adalah untuk meningkatkan kesadaran merek, memperluas jangkauan audiens, memperkuat citra merek, dan mengaitkan merek dengan nilai-nilai positif yang dikaitkan dengan entitas yang disponsori.

Menjadi sponsorship saat ini telah menjadi cara yang cukup efektif dalam menghasilkan publisitas positif bagi perusahaan.

Manfaat dari sponsorship meliputi meningkatnya eksposur merek, kredibilitas yang diperoleh melalui asosiasi dengan entitas yang disponsori, hubungan yang terjalin dengan target pasar yang relevan, dan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan audiens.

Penting bagi perusahaan untuk memilih sponsorship yang sesuai dengan nilai merek mereka dan konsisten dengan audiens target yang ingin mereka capai.

Dalam mengembangkan strategi sponsorship, perusahaan juga perlu mempertimbangkan ketersediaan anggaran, tujuan pemasaran, serta peraturan dan kewajiban hukum yang terkait dengan sponsorship di wilayah atau negara yang relevan.

Berikut adalah beberapa bentuk sponsorship yang umum:

  1. Sponsorship acara: Perusahaan atau merek dapat menjadi sponsor acara olahraga, festival musik, konferensi, pameran dagang, atau acara lainnya. Dalam hal ini, sponsor biasanya menyediakan dana atau sumber daya untuk mendukung acara dan, sebagai imbalannya, merek mereka diberikan eksposur yang signifikan di tempat acara, materi pemasaran, dan promosi yang terkait.
  2. Sponsorship olahraga: Perusahaan atau merek dapat menjadi sponsor tim olahraga, atlet, atau kompetisi olahraga. Dalam hal ini, sponsor mendapatkan keuntungan dari penampilan merek mereka pada seragam atlet, papan iklan di arena, promosi di media selama acara, dan lain-lain.
  3. Sponsorship selebriti: Perusahaan atau merek dapat menjalin hubungan sponsorship dengan selebriti atau tokoh terkenal. Dalam hal ini, selebriti tersebut mempromosikan merek atau produk dalam aktivitas mereka, seperti iklan, acara umum, atau di media sosial.
  4. Sponsorship amal: Perusahaan atau merek dapat menyponsori organisasi amal atau kegiatan sosial dengan memberikan sumbangan finansial atau produk mereka. Sponsorship amal dapat membantu memperbaiki citra merek dan menunjukkan keterlibatan perusahaan dalam tanggung jawab sosial.

Baca juga : Cara Membuat Proposal Kegiatan Untuk Cari Sponsor

8. Bauran Promosi – Guerrilla marketing (Pemasaran Gerilya)

contoh grafitti di berlin

Salah satu strategi yang juga menarik dalam bauran promosi adalah Guerrilla marketing.

Guerrilla marketing adalah sebuah strategi pemasaran yang menggunakan pendekatan kreatif, tak konvensional, dan seringkali dengan anggaran yang terbatas untuk mempromosikan produk atau merek.

Tujuan utama dari guerrilla marketing adalah untuk menarik perhatian target pasar dengan cara yang unik, tidak biasa, dan menggugah emosi, sehingga menciptakan kesan yang tahan lama dan membangun kesadaran merek.

Ini sangat berbeda dengan metode pemasaran tradisional seperti biasanya yang hanya mengandalkan media berbayar seperti iklan televisi atau iklan cetak.

Penggunaan strategi guerrilla marketing lebih fokus pada pendekatan di luar kebiasaan yang mengandalkan kejutan, keterlibatan langsung, dan kreativitas untuk mencapai hasil yang diinginkan.

Sebagaimana perang gerilya, pemasaran gerilya merupakan satu cara yang tidak konvensional untuk menarik perhatian perusahaan terhadap produk atau layanan.

Media yang perusahaan gunakan bisa dengan beragam cara. Contohnya menggunakan grafiti, bom stiker, flash mob, pemasaran viral, atau metode lain menggunakan Internet dengan cara yang tidak terduga.

Guerrilla marketing dapat menjadi satu cara yang efektif untuk bisa menembus hiruk-pikuk pasar dan menciptakan pengalaman yang berbeda bagi konsumen.

Namun, perlu diperhatikan bahwa pendekatan ini harus dilakukan dengan memperhatikan hukum dan etika, serta menghormati ruang publik dan hak orang lain.

Beberapa contoh teknik guerrilla marketing yang sering digunakan meliputi:

  1. Sticker atau grafiti: Merek dapat menempelkan stiker atau menciptakan grafiti yang menarik perhatian di tempat-tempat umum yang strategis, seperti dinding, trotoar, atau kendaraan. Hal ini dapat membangkitkan rasa ingin tahu dan menghasilkan efek viral.
  2. Flash mob: Merek dapat mengorganisir acara flash mob yang melibatkan sekelompok orang yang melakukan tindakan yang menarik perhatian di tempat umum. Hal ini menciptakan sensasi dan kejutan, serta memungkinkan berbagi melalui media sosial.
  3. Kampanye viral: Merek dapat menciptakan konten video, gambar, atau pesan yang sangat menarik dan unik untuk menyebar melalui saluran online. Konten yang viral dapat mencapai audiens yang luas dalam waktu singkat.
  4. Stunt atau kejadian khusus: Merek dapat mengadakan kejadian khusus yang tidak terduga, seperti pemasangan instalasi seni yang menarik perhatian di tempat umum atau mengadakan pertunjukan yang menarik perhatian di lokasi yang strategis.
  5. Pemasaran di jalan: Merek dapat menggunakan kendaraan khusus, seperti mobil berdesain kreatif atau truk billboard, untuk mempromosikan produk atau merek mereka di jalan raya.

9. Bauran Promosi – Product placement (Penempatan Produk)

Produk kamera masuk dalam salah satu adegan sinetron atau film
Produk kamera masuk dalam salah satu adegan sinetron atau film

Product placement adalah salah satu metode yang digunakan pemasar untuk mempromosikan produk atau merek mereka dengan menempatkannya secara strategis di dalam konten hiburan.

Konten hiburan ini bisa dalam film layar lebar, acara televisi, video musik, atau permainan video.

Dalam bauran promosi, tujuan utama product placement adalah untuk meningkatkan kesadaran merek, memperluas jangkauan produk, dan menciptakan hubungan emosional antara produk atau merek dengan penonton.

Media penempatan produk untuk “iklan” saat ini semakin banyak ragamnya. Beberapa rumah produksi saat ini banyak yang membuka peluang untuk menampilkan produk dalam film bioskop maupun sinetron di televisi.

Pemeran utama maupun pemeran pembantu biasanya akan menggunakan produk tersebut agar bisa masuk dalam cerita film tersebut.

Perusahaan dapat membayar studio film atau acara televisi untuk memasukkan produk atau layanan dengan jelas dalam pertunjukannya.

Product placement dalam bauran promosi dapat memberikan keuntungan bagi perusahaan dalam beberapa cara.

  1. Penempatan produk dalam konten hiburan yang populer dapat mencapai audiens yang luas dan beragam, sehingga meningkatkan eksposur merek.
  2. Product placement dapat membantu membangun citra merek dengan mengaitkannya dengan konten yang dianggap positif atau kredibel.
  3. Penempatan produk dapat memengaruhi preferensi konsumen dengan menciptakan asosiasi positif antara produk dan karakter atau situasi dalam cerita.

Namun perlu diingat, penting sekali untuk diperhatikan, dalam melakukan product placement haruslah dengan hati-hati, agar tidak terlihat terlalu mengganggu atau terlalu promosi.

Konten hiburan harus tetap menjadi fokus utama, dan penempatan produk harus terintegrasi secara alami ke dalam narasi atau adegan.

Jika product placement terasa terlalu dipaksakan atau tidak sesuai dengan cerita, dapat merusak pengalaman penonton dan mengurangi efektivitas promosi.

10. Bauran Promosi – Digital marketing 

anak-dan-komputer

Bauran promosi terakhir yaitu pemasaran digital. Ini adalah strategi pemasaran yang menggunakan platform dan kanal digital untuk mempromosikan produk atau merek kepada target pasar.

Dalam era digital yang semakin maju, digital marketing telah menjadi bagian penting dari upaya promosi perusahaan, karena mampu mencapai audiens yang luas, mengukur hasil dengan lebih akurat, dan menawarkan beragam opsi pemasaran yang lebih efektif.

Berikut adalah beberapa elemen utama dalam digital marketing:

  1. Situs web: Situs web perusahaan merupakan titik sentral dalam strategi digital marketing. Ini adalah tempat di mana calon pelanggan dapat mencari informasi tentang produk atau merek, berinteraksi dengan konten, melakukan pembelian, dan menghubungi perusahaan. Situs web harus dirancang dengan baik, responsif, dan mudah dinavigasi.
  2. Optimisasi mesin pencari (SEO): SEO adalah praktik untuk meningkatkan peringkat situs web dalam hasil mesin pencari organik. Dengan mengoptimalkan konten dan struktur situs web, serta menggunakan kata kunci yang relevan, perusahaan dapat meningkatkan visibilitasnya di mesin pencari seperti Google, sehingga lebih mudah ditemukan oleh calon pelanggan.
  3. Periklanan online: Ini meliputi berbagai bentuk iklan yang ditampilkan di platform digital seperti mesin pencari, media sosial, situs web, atau aplikasi mobile. Perusahaan dapat menggunakan iklan berbayar seperti iklan Google AdWords, iklan Facebook, atau iklan banner untuk menargetkan audiens yang relevan berdasarkan demografi, minat, atau perilaku mereka.
  4. Media sosial: Platform media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter, dan LinkedIn menyediakan cara yang efektif untuk berinteraksi dengan audiens, membangun merek, dan mempromosikan produk atau layanan. Melalui konten yang menarik dan relevan, perusahaan dapat menjangkau audiens yang lebih besar dan membangun keterlibatan yang lebih kuat.
  5. Email marketing: Email marketing melibatkan pengiriman pesan pemasaran langsung ke daftar pelanggan atau prospek melalui email. Dengan menyampaikan konten yang personal dan berharga, perusahaan dapat membangun hubungan yang lebih dekat dengan pelanggan, meningkatkan loyalitas, dan mendorong tindakan pembelian.
  6. Marketing konten: Marketing konten melibatkan pembuatan dan berbagi konten yang relevan, berharga, dan menarik bagi audiens target. Ini dapat berupa artikel blog, video, infografis, panduan, atau konten lainnya. Tujuan marketing konten adalah untuk membangun otoritas merek, meningkatkan kesadaran merek, dan mempengaruhi keputusan pembelian.

Keunggulan digital marketing salah satunya adalah perusahaan dapat mempromosikan produk maupun merek dengan menjangkau konsumen secara tepat waktu, pribadi, dan relevan.

Pemasaran digital turut menggabungkan faktor psikologis, humanis, antropologi, dan teknologi yang akan menjadi media baru dengan kapasitas besar, interaktif, dan multimedia.

Hasil dari era baru berupa interaksi antara produsen, perantara pasar, dan konsumen.

Kelebihan digital marketing meliputi kemampuan untuk menjangkau audiens yang lebih luas, mengukur dan melacak kinerja kampanye dengan lebih akurat, serta dapat disesuaikan dan dioptimalkan secara real-time.

Namun, perlu diperhatikan bahwa dalam melaksanakan digital marketing, perusahaan juga perlu mempertimbangkan privasi pengguna, keamanan data, dan mematuhi peraturan dan kebijakan yang berlaku.

*****

Sukses membangun perusahaan membutuhkan banyak elemen untuk menopangnya, salah satunya dengan mensukseskan kegiatan promosi.

Dengan mengenal formula Bauran Promosi (Promotion Mix)  ini, semoga sedikit banyak bisa memberi gambaran apa yang harus Anda lakukan dengan usahanya. Semoga Sukses…

4 pemikiran pada “10 Bauran Promosi (Promotion Mix) Dalam Pemasaran”

Tinggalkan komentar