Macam-Macam Media Iklan Untuk Promosi, Lengkap

Media iklan menjadi salah satu elemen yang penting dalam melakukan pemasaran produk barang maupun jasa.

Sebagai salah satu bagian dari bauran promosi (promotion mix), iklan juga memilki peranan yang cukup besar, seperti halnya sales promotion, direct marketing, public relation, personal selling maupun publisity.

Yang dimaksud dengan media iklan sendiri adalah berbagai sarana komunikasi yang dipakai perusahaan untuk mengantarkan dan menyebar luaskan pesan kepada target pasar yang dituju. 

Menurut William Wells, John Burne & Sandra Moriarty, Media adalah sarana komunikasi yang membawa pesan-pesan dari pengiklan kepada konsumennya. 

Jika ditinjau dari sudut pandang proses kegiatan periklanan, iklan juga termasuk dalam aktivitas media planing, yakni sebuah proses menentukan bagaimana menggunakan waktu dan ruang untuk meriah tujuan pemasaran.

Untuk itulah, agar iklan bisa berjalan secara efektif ia harus mampu mencapai target audience-nya secara tepat.

Ada banyak media iklan yang dapat digunakan untuk mendongkrak promosi penjualan. Secara garis besar media ini dapat dikelompokkan menjadi tiga bagian, yaitu iklan media cetak, iklan media elektronik dan iklan media luar ruang.


1. Media Iklan  Cetak


Contoh iklan di media cetak
Contoh media cetak yang dapat memuat iklan

Media cetak adalah media statis dan mengutamakan pesan-pesan visual yang dihasilkan dari proses percetakan.

Bahan baku dasarnya maupun sarana penyampaian pesannya menggunakan kertas ataupun sejenisnya.

Ia dapat berbentuk sebagai dokumen atas segala hal tentang rekaman peristiwa yang telah diubah dalam kata-kata, gambar maupun foto yang disusun sedemikian rupa sehingga dapat menarik perhartian publik.

Karakteristik Media iklan Cetak

Berikut adalah beberapa karakteristik dan manfaat media iklan cetak:

1. Berekspos dalam waktu yang lama

Publikasi cetak sering kali bertahan untuk periode waktu yang lebih lama, seperti mingguan, bulanan, atau edisi khusus.

Ini berarti iklan media cetak memiliki potensi untuk terus terlihat dan dibaca oleh audiens target selama periode tersebut.

2. Target audiens tertentu

Surat kabar dan majalah seringkali memiliki demografi pembaca yang khusus.

Ini memungkinkan perusahaan untuk memilih publikasi yang sesuai dengan profil target audiens mereka dan dapat menyampaikan pesan iklan kepada mereka secara lebih efektif.

3. Kredibilitas

Media cetak sering kali dianggap sebagai sumber informasi yang kredibel. Oleh karena itu, iklan dalam publikasi cetak dapat mendapatkan sedikit kepercayaan dan legitimasi tambahan dari audiens.

4. Tangibilitas

Iklan media cetak memberikan keuntungan tangibilitas, di mana audiens dapat melihat, menyentuh, dan merujuk kembali ke iklan tersebut.

Ini dapat membantu menciptakan kesan yang lebih kuat dan mempengaruhi keputusan pembelian.

5. Keahlian desain

Iklan media cetak sering dirancang oleh tim kreatif yang ahli dalam desain grafis.

Mereka dapat menggunakan elemen visual dan teks dengan cermat untuk menarik perhatian pembaca dan menyampaikan pesan iklan secara efektif.

6. Integrasi dengan platform digital

Dalam era digital, iklan media cetak juga dapat diintegrasikan dengan platform digital melalui penggunaan kode QR, tautan ke situs web atau media sosial, atau nomor telepon untuk mendukung interaksi lebih lanjut dengan audiens.

Meskipun iklan media cetak masih relevan, penting untuk diingat bahwa tren pemasaran telah berubah dengan adanya kemajuan teknologi digital.

Pemasar sekarang juga menggabungkan strategi pemasaran online dengan media cetak untuk mencapai hasil yang lebih efektif dan holistik.

Bentuk Media Cetak

tujuan iklan komersial
iklan komersial pada majalah lawas

Beberapa bentuk yang termasuk dalam iklan media cetak diantaranya adalah :

a. Iklan Koran/Surat Kabar,

Merupakan salah satu bentuk iklan yang penempatannya berada di halaman koran/surat kabar.

Biasanya koran terbit harian dan memiliki pangsa pasarnya sendiri, ada koran nasional, koran daerah, koran bisnis dan lain-lain.

Bentuk iklan di koran juga bisa beragam, ada iklan baris, iklan display, advetorial dan iklan suplemen.

b. Iklan Majalah,

Merupakan iklan yang berada di halaan majalah.

Majalah sebenarnya hampir sama dengan koran, perbedaanya banyak terlihat pada bentuk yang berbeda, bahan kertas lebih eksklusif, desain layout, dan biasanya memiliki segmen pasar tertentu dan terbit sebulan sekali.

Baca juga : Contoh Iklan Mobil Unik dan Kreatif

c. Iklan Tabloid,

Merupakan iklan di tabloid yang pada umumnya bisa terbit mingguan ataupun bulanan.

Bentuk tabloid sendiri secara umum merupakan campuran dari koran dan majalah, memiliki segmen tertentu dengan pilihan minat baca tertentu juga.

d. Jurnal,

Merupakan media khusus yang  diterbitkan oleh kalangan tertentu dan biasanya tidak diperjual-belikan.

Iklan jurnal misalnya jurnal perdagangan, jurnal kedokteran, jurnal kampus, dan lain-lain. Iklan yang ditempatkan pada jurnal biasanya memiliki relevansi dengan tema jurnal tersebut.

e. Katalog produk,

merupakan media yang khusus berisi promosi produk.

Katalog produk ini bisa hanya berisi berbagai produk dari satu persahaan tertentu saja, ataupun satu jenis produk namun dari banyak perusahaan.

Katalog produk biasanya tidak diperdagangkan alias dibagikan secara gratis.

f. Kalender,

Meski kalender memiliki fungsi utama sebagai penunjuk waktu (hari, tanggal, tahun) namun tidak sedikit perusahaan yang memanfaatkan kalender sebagai media promosi.

Kalender ini bisa berbentuk kalender meja maupun kalender gantung yang setiap halamannya bisa terbagi secara bulanan, dua bulanan, triwulan, catur wulan, enam bulanan dan satu tahun.

Iklan melalui kalender ini biasanya diterbitkan setahun sekali menjelang tahun baru. Posisi iklan tidak ada patokan khusus, semua tergantung dari desain kalender yang dibuat.

baca juga : Contoh Desain Kalender Meja Dengan Tampilan unik

g. Brosur/Pamflet/flyer,

Merupakan iklan yang dicetak berisi berbagai hal secara rinci mengenai produk yang ditawarkan.

Brosur/pamflet ini bisa berbentuk selembar kertas yang dicetak bolak-balik, satu muka saja ataupun berbentuk buku kecil tidak dijilid (dilipat), bisa terdiri dari satu halaman saja, dua halaman, ataupun empat halaman.

Ada yang terdiri satu lipatan, dua lipatan atau lebih.

h. Poster,

Merupakan iklan yang dicetak satu muka saja dan biasanya ditempel di tempat-tempat strategis.

Poster biasanya dibaca oleh orang-orang yang bergerak, sedangkan brosur bisa dibaca sambil duduk dan dibagikan di tempat-tempat publik.

***


2. Media Iklan Elektronik


 

media iklan di televisi
media iklan di televisi

Iklan media elektronik adalah media iklan yang proses bekerjanya berdasar pada prinsip elektronik dan eletromagnetis.

 

Jangkauan media elektronik ini memiliki kelebihan mampu menjangkau audience yang lebih luas dalam waktu yang bersamaan, namun sayangnya harga iklan juga bisa lebih mahal daripada media cetak.

Keuntungan iklan media elektronik meliputi:

  • Jangkauan luas: Iklan media elektronik dapat mencapai audiens yang luas, termasuk pemirsa televisi, pendengar radio, atau pengguna internet.
  • Eksposur visual dan audio: Iklan media elektronik dapat menggunakan elemen visual dan audio untuk menciptakan pesan yang lebih kuat dan menarik perhatian audiens.
  • Pengukuran kinerja: Platform media elektronik sering dilengkapi dengan alat pengukuran dan analitik yang memungkinkan pemasar untuk melacak kinerja iklan secara lebih terperinci.
  • Peningkatan kesadaran merek: Melalui iklan media elektronik yang repetitif dan terlihat oleh banyak orang, perusahaan dapat membangun kesadaran merek yang kuat di kalangan audiens.

Namun, perlu diperhatikan bahwa biaya iklan media elektronik dapat lebih tinggi dibandingkan dengan bentuk pemasaran lainnya, dan persaingan untuk mendapatkan perhatian audiens juga dapat menjadi tantangan.

Oleh karena itu, penting untuk merancang iklan yang kreatif, relevan, dan memikat agar berhasil mencapai tujuan pemasaran.

Contoh media iklan  elektronik

Beberapa contoh iklan media elektronik diantaranya adalah :

a. Television advertising,

Merupakan iklan yang ditayangkan melalui media televisi, iklan ini berisi gambar dan suara dalam bentuk audio-video yang biasanya memiliki durasi sekitar 15-30 detik.

b. Radio advertising,

Mmerupakan iklan yang disiarkan melalui media radio, memiliki durasi yang hampir sama dengan iklan televisi namun hanya berisi suara/audio saja.

c. Online advertising,

Merupakan iklan yang ditampilkan di media online seperti website, blog, maupun youtube. Iklan online ini bisa berupa video maupun banner animasi.

d. Domain name advertising,

Merupakan nama domain produk ataupun perusahaan yang difungsikan sebagai iklan.

Nama domain ini jika diakses didalamnya berisi berbagai informasi mengenai produk dan perusahaan.

Beberapa website biasanya juga melayani penjualan produknya secara online.

***


3. Media Iklan Luar Ruang


media iklan luar ruang
iklan luar ruang

Merupakan berbagai media ikan yang ditempatkan di luar ruangan seperti jalan, pasar, terminal stasiun dan tempat publik lainnya.

Media iklan luar ruang (Out-of-Home Advertising) memiliki beberapa keunggulan yang membuatnya menjadi pilihan yang efektif dalam strategi pemasaran.

Keunggulan Media Iklan Luar Ruang

Berikut adalah beberapa keunggulan media iklan luar ruang:

  1. Jangkauan luas: Media iklan luar ruang mencakup berbagai format seperti billboard, poster, reklame, digital signage, dan iklan di transportasi umum. Iklan ini dapat ditempatkan di lokasi yang strategis seperti jalan raya, stasiun, pusat perbelanjaan, atau area publik lainnya, sehingga mencapai audiens yang luas dan beragam.
  2. Eksposur yang berkelanjutan: Iklan luar ruang biasanya terpapar selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu, sehingga memberikan eksposur yang berkelanjutan kepada audiens. Mereka dapat dilihat oleh orang-orang yang melewati lokasi tersebut secara rutin, baik saat berpergian, berbelanja, atau beraktivitas sehari-hari.
  3. Kreativitas dan daya tarik visual: Iklan luar ruang memberikan kesempatan untuk menggunakan kreativitas visual yang kuat. Ukuran besar, warna yang mencolok, dan desain yang menarik dapat menarik perhatian audiens dengan cepat dan efektif. Desain yang unik dan inovatif dapat membantu merek atau produk menjadi lebih mudah diingat oleh audiens.
  4. Targeting lokasi dan demografi: Media iklan luar ruang dapat dipilih dengan cermat berdasarkan lokasi strategis yang sesuai dengan target pasar yang diinginkan. Misalnya, iklan di area perkotaan atau di dekat tempat-tempat wisata dapat menjangkau audiens yang lebih luas. Selain itu, beberapa bentuk media luar ruang juga memiliki kemampuan untuk menargetkan audiens berdasarkan demografi seperti usia, jenis kelamin, atau minat khusus.
  5. Komplementer dengan media digital: Media iklan luar ruang dapat bekerja secara sinergis dengan media digital. Misalnya, dengan menyertakan tautan atau kode QR pada iklan luar ruang, pelanggan dapat diarahkan ke situs web atau halaman sosial media perusahaan, sehingga menciptakan interaksi lebih lanjut dan melacak respons iklan secara digital.
  6. Tidak dapat dihindari: Iklan luar ruang hadir di lingkungan fisik dan tidak dapat dihindari oleh audiens. Mereka tidak dapat di-skip, di-block, atau dihindari seperti iklan digital. Ini memberikan kesempatan untuk mencapai audiens dengan pesan yang tidak terganggu atau diabaikan.

Namun, perlu diingat bahwa media iklan luar ruang juga memiliki beberapa tantangan, seperti kurangnya interaktivitas langsung dengan audiens dan keterbatasan pesan yang dapat disampaikan dalam waktu singkat.

Oleh karena itu, penting untuk merancang iklan dengan pesan yang jelas, singkat, dan mudah dipahami agar efektif dalam mengkomunikasikan pesan pemasaran.

Contoh Media Iklan Luar Ruang

Lulusan-DKV-dapat-bekerja-di-Biro-Iklan

Beberapa contoh media iklan luar ruang diantaranya :

a. Media Iklan Billboard

Adalah salah satu bentuk promosi iklan luar ruang yang berbentuk seperti poster namun memiliki ukuran cukup besar.

Billboard biasanya dipasang di tempat-tempat publik yang ramai seperti jalan raya, pasar, terminal, stasiun atau lainnya.

Selain billboard yang dicetak dari bahan MMT, saat ini juga sudah muncul digital billboard digital atau yang sering disebut videotron.

Ada juga yang berupa iklan berjalan atau mobile billboard, yaitu billboard yang dipasang di media transportasi seperti mobil, kereta atau yang lainnya.

b. Media Iklan Baliho,

Adalah media promosi yang digunakan untuk memberitakan informasi event atau kegiatan yang berhubungan dengan masyarakat.

Baliho juga digunakan untuk mengiklankan suatu produk baru.

Billboard dan baliho sebenarnya hampir sama, namun baliho memiliki ukuran yang lebih kecil dan pemasangannya tidak serumit Billboard.

c. Media Iklan Shop Sign Branding,

Adalah media promosi yang berfungsi untuk memberikan petunjuk kepada para konsumen agar mengetahui dimana sebuah tempat usaha berada.

Media ini biasanya terletak di tempat usaha atau berada di tempat lain yang diberi tanda petunjuk arah sebagai branding.

d. Media Iklan Neon Box, 

Adalah media promosi berbentuk box atau bentuk lain yang di dalamnya diterangi lampu neon.

Neon box biasanya dapat lebih mencuri perhatian pada malam hari dan diletakkan di lokasi usaha.

e. Media Iklan Spanduk,

Adalah media promosi yang biasanya terbuat dari kain atupun MMT yang dipasang secara membentang di pinggir jalan maupun lokasi usaha.

f. Media Iklan Tembok,

Media iklan tembok, juga dikenal sebagai mural iklan atau iklan mural, mengacu pada penggunaan tembok atau dinding sebagai media untuk menampilkan iklan atau pesan pemasaran.

Ini melibatkan melukis gambar atau desain yang relevan dengan merek, produk, atau layanan pada dinding yang terlihat oleh banyak orang.

Iklan ini biasanya dilukis di dinding rumah, gedung, jembatan, pagar ataupun lainnya yang berada di keramaian.

Namun, penting untuk mempertimbangkan izin dan peraturan setempat sebelum membuat iklan tembok.

Beberapa kota atau wilayah mungkin memiliki aturan khusus terkait penggunaan media iklan tembok, termasuk izin, batasan ukuran, atau waktu pemasangan iklan.

Dengan desain yang tepat dan lokasi yang strategis, media iklan tembok dapat menjadi alat pemasaran yang efektif untuk membangun kesadaran merek, memperluas jangkauan, dan mencapai audiens dengan cara yang unik dan menarik.

g. Media Iklan 3D,

Iklan luar ruang 3D merujuk pada iklan yang menggunakan teknologi dan efek tiga dimensi dalam bentuk luar ruang.

Ini mencakup penggunaan objek fisik, struktur, atau proyeksi visual yang memberikan ilusi tiga dimensi di lingkungan luar ruang.

Berikut adalah beberapa contoh iklan luar ruang 3D yang populer:

  1. Billboard 3D
  2. Reklame 3D
  3. Proyeksi 3D
  4. Mapping Proyeksi 3D

Iklan luar ruang 3D memiliki keunggulan dalam menarik perhatian audiens dengan kuat dan menciptakan pengalaman visual yang luar biasa.

Mereka menonjol dari iklan tradisional dan dapat menciptakan daya tarik yang lebih besar serta kesan yang lebih kuat pada audiens.

Iklan luar ruang 3D juga dapat memberikan kesan yang lebih hidup dan interaktif, yang membantu merek atau produk menjadi lebih mudah diingat oleh audiens.

Namun, penting untuk mempertimbangkan faktor teknis, biaya, dan persiapan yang lebih rumit dalam pelaksanaan iklan luar ruang 3D.

Diperlukan perencanaan dan persiapan yang matang untuk memastikan efek tiga dimensi berhasil dan relevan dengan tujuan pemasaran Anda.

Baca juga :

Tinggalkan komentar