Resep Makanan Bayi 6 Bulan yang Bergizi Tinggi

Anda pasti tak menyangka waktu berjalan begitu cepat, hingga tak terasa sikecil sudah genap berusia 6 bulan.

Bayi usia 6 bulan, mama harus mengenalkan si kecil dengan makanan padat pertamanya. Pada usia ini, pencernaan bayi sudah siap menerima makanan padat, tidak hanya ASI.

Jika bayi anda sudah mampu duduk tegak dikursi, maka tandanya ia siap mendapatkan makanan bayi selain ASI.

Saat si kecil sudah siap, mama mungkin harus memutar otak ketika menyiapkan resep makanan bayi 6 bulan yang bergizi.

Untuk mama yang baru pertama memberikan makanan pendamping ASI, pasti excited menunggu momen ini.

Berbagai kesibukan menyiapkan MPASI sikecil pasti dengan senang hati dilakukan. Mulai menyiapkan alat tempur MPASI hingga berburu resep MPASI.

Baca juga : Alat Tempur MPASI yang harus anda Siapkan

Kapan Bayi Siap Menerima MPASI?

Sebelum memberikan MPASI, ada baiknya mama membaca banyak hal mengenai MPASI. Bayi yang akan mendapatkan MPASI harus menunjukkan penambahan berat badan yang signifikan.

Menurut beberapa ahli, MPASI sebaiknya diberikan pada bayi yang mengalami kenaikan berat badan setidaknya dua kali lipat dari berat badan waktu lahir.

Dengan kata kata lain, setidaknya bayi sudah memiliki berat badan 6 kg sebagai tanda ia siap menerima MPASI.

Selain dilihat dari aspek berat badan bayi, ketrampilan motork bayi juga bisa menjadi acuan apakah ia telah siap menerima makanan padat pertamanya.

Diantaranya adalah saat bayi telah mampu duduk tegak seperti yang kami sampaikan diatas.

Selain itu bayi mampu mengatupkan mulutnya disekitar sendok dan dapat memindahkan makanan dari bagian depan ke belakang mulutnya.

Makanan Bayi Bergizi yang Bisa Menginspirasi

Makanan Bayi Bergizi yang Bisa Menginspirasi

Menurut rekomendasi World Health Organization (WHO), kebutuhan nutrisi bayi baru lahir hingga usia 180 hari atau 6 bulan cukup dipenuhi dari Air Susu Ibu (ASI) saja. Pencernaan bayi usia dibawah 6 bulan juga belum siap menerima makanan padat.

Memasuki usia 6 bulan, pencernaan bayi lebih siap menerima makanan  padat. Selain itu, kebutuhan nutrisinya lebih banyak, tidak cukup terpenuhi dari ASI saja.

Saat menyiapkan resep makanan bayi 6 bulan, usahakan anda membuat sendiri makanan bayi anda dirumah (homemade). Ini lebih terjamin kebersihannya, kualitas bahan yang digukanan, dan bebas dari tambahan bahan pengawet dan penyedap rasa.

Pastikan saat mempersiapkan bahan makanan, anda mencuci semua bahan makanan yang akan diolah sehingga terbebas dari bakteri yang membahayakan.

Baca juga : Panduan MPASI Menurut WHO

MPASI pertama yang bisa anda berikan untuk bayi antara lain adalah puree atau bubur halus. Bahan baku bisa berbagai macam, bahkan anda bisa menggunakan bahan makanan yang biasa anda konsumsi dirumah.

Ingat, tujuan pengenalan MPASI adalah agar sikecil juga belajar makanan rumahan, jadi sebaiknya menggunakan bahan makanan yang biasa anda konsumsi dirumah, bukan bubur pabrikan.

Beberapa bahan makanan yang bisa anda gunakan seperti sayuran (ubi, labu), buah-buahan (apel, pisang, alpukat), daging (ayam, sapi) dll.

Dalam mengenalkan MPASI lakukan secara bertahap, mulai dari tekstur yang cair terlebih dahulu. Pasalnya, bayi yang tadinya terbiasa hanya mengkonsumsi ASI harus beradaptasi dengan makanan padat.

Namun, jangan terlalu encer. Indikator tidak encer adalah saat makanan diletakkan disendok, tidak mudah tumpah saat sendok dibalik.

Untuk pertama kali, berikan bubur halus, selanjutnya beri makanan yang semakin kental sesuai dengan usia bayi.

Dalam menyiapkan MPASI bayi, hindari menggunakan blender, tekstur makanan bisa terlalu lembut sehingga anda akan kesulitan menaikkan tekstur makanannya.

Anda bisa menggunakan saringan kawat untuk menghaluskan makanan bayi. Saringan kawat bisa menghasilkan tekstur yang lembut namun cukup kental.

Baca juga : Tahap kenaikan tekstur MPASI Bayi

Resep makanan bayi 6 bulan :

1. Bubur susu

Cara membuat bubur susu
bubur susu | Gambar oleh Esther Merbt dari Pixabay

Bahan:

    • 10 gram tepung (hindari menggunakan tepung terigu; ada banyak pilihan yang dapat Anda olah yaitu tepung beras, tepung sagu, tepung maizena, tepung hunkwe, atau tepung kacang hijau)
    • 200 ml ASI.

Cara membuat bubur susu:

Masak tepung dengan sedikit air. Setelah matang tuangkan di mangkuk kemudian tambahkan ASI.

2. Puree beras merah atau beras putih

Puree beras merah
Puree beras merah

Bahan:

    • Beras merah atau beras putih secukupnya
    • ASI

Cara membuat puree beras merah:

Masak beras merah atau beras putih hingga menjadi bubur, saring, kemudian campur dengan ASI.

3. Puree alpukat

Puree alpukat
Puree alpukat

Bahan:

    • 50 gram alpukat (yang sudah dikupas, dicuci bersih, dan dipotong-potong)
    • 30 ml ASI

Cara membuat puree alpukat:

Penyet-penyet alpukat, saring menggunakan saringan kawat sampai halus tanpa menambahkan air. Kemudian tuangkan di mangkuk lalu campur dengan ASI.

4. Puree pisang

membuat puree pisang
puree pisang

Bahan:

    • 50 gram pisang ambon yang sudah dikupas dan dipotong-potong
    • 30 ml ASI

Cara membuat puree pisang:

Kerok pisang menggunakan sendok. Tambahkan ASI.

5. Puree apel

membuat puree apel

Bahan:

    • 50 gram apel manis
    • 20 ml ASI atau jus jeruk manis (hindari penambahan gula)

Cara membuat puree apel:

Kukus apel sampai empuk. Saring menggunakan saringan kawat hingga lembut. Tambahkan ASI atau jus jeruk manis.

6. Puree kombinasi pir dan pepaya

membuat puree pepaya - bayi 6 bulan

Bahan:

    • 30 gram pir kuning,
    • 25 gram pepaya matang
    • 30 ml ASI

Ingatlah untuk selalu mencuci bersih buah-buahan sebelum memprosesnya lebih lanjut.

Cara membuat puree kombinasi:

Kukus pir hingga empuk, kemudian saring dengan saringan kawat dengan pepaya hingga halus tanpa menambahkan air. Tuangkan ke dalam mangkuk lalu tambahkan ASI.

Bagaimana Memperkenalkan Makanan Padat pada Bayi Anda?

Memperkenalkan Makanan Padat pada Bayi - bayi 6 bulan
Gambar oleh Dimitris Vetsikas dari Pixabay

Jika anda sudah mengkoleksi berbagai resep makanan bayi 6 bulan yang bergizi, anda juga harus memiliki prinsip dalam mengenalkan makanan padat bagi bayi.

Ada beberapa panduan yang bisa anda terapkan, misalnya berdasarkan panduan MPASI WHO atau Baby Led Weaning.

Baca juga : Panduan MPASI dengan Metode Baby Led Weaning

panduan MPASI WHO atau Baby Led Weaning

Saat pertama mengenalkan makanan padat pada bayi, anda mungkin akan menemukan bayi yang seolah menolak atau tidak menyukai makanannya.

Beberapa bayi menolak makanan padatnya karena ia terbiasa dengan nutrisi berbentuk cair, yaitu ASI. Namun, anda tidak boleh patah semangata atu justru memaksa bayi menelan makanannya.

Sebaiknya coba lagi beberapa waktu kemudian saat mood sikecil sedang baik.

Yang kedua, anda bisa mencoba memberikan satu jenis makanan saja dalam satu waktu.

Berdasarkan panduan MPASI WHO, pada tahap pengenalan cukup berikan satu jenis makanan sampa dua atau tiga hari.

Dengan demikian, anda bisa menganalisa reaksi si kecil, apakah makanan tertentu mengakibatkan alergi pada sikecil.

Anda bisa membuat catatan kecil atau food diary untuk mendokumentasikan segala makanan yang telah anda berikan untuk sikecil.

Dengan demikian, jika sikecil mengalami reaksi alergi, anda bisa menentukan penyebabnya dengan mudah.

Panduan yang ketiga dalam mengenalkan makanan padat pada bayi adalah tentang porsi.

“Berapa banyak yang harus saya berikan pada bayi saya?”

Banyak sekali ibu yang menanyakan pertanyaan tersebut pada forum-forum kesehatan, bahkan mungkin Anda salah satunya.

Susui bayi Anda terlebih dahulu, lalu mulailah dengan memberikan 1 sendok teh makanan padat pada bayi Anda.

Perlahan-lahan tingkatkan porsinya menjadi 1 sendok makan, dua kali sehari. Jangan mengharapkan bayi Anda langsung makan banyak, seperti halnya orang dewasa.

Demikian artikel yang dapat kami sajikan mengenai resep makanan bayi 6 bulan yang bergizi, berikut tips-tips ringan dalam memperkenalkan makanan padat pada bayi.

Awalnya memang tidak mudah, dari mulai penolakan dari bayi, bayi memuntahkan makanan kembali, hingga tanda-tanda alergi yang mungkin timbul setelah bayi Anda mengkonsumsi jenis makanan tertentu.

Ketelatenan adalah kuncinya. Selamat mencoba dan semoga bayi Anda menikmati menu-menu yang Anda  sajikan!

Tinggalkan komentar