Balajar Menari di Sanggar Seni Metta Budaya

Sanggar Seni Metta Budaya terletak di kompleks Taman Sriwedari. Merupakan salah satu sanggar yang  menjadi tempat belajar-mengajar menari di Kota Solo.

Di sini para siswa belajar tari baik tradisi maupun kreasi baru.

Didirikan pada tahun 1989 oleh para alumnus SMKI (Sekolah Menengah Karawitan Indonesia) atau yang sekarang menjadi SMK Negeri 8 Surakarta.

Pelestarian budaya dan seni tari tradisi menjadi semangat didirikannya Sanggar Seni Metta Budaya.

Awal berdiri sanggar tari ini bertempat di Prangwedanan Mangkunegaran.

Pada tahun 1990 sanggar pindah ke Gajahan, kemudian pindah lagi ke Gedung Perburuhan selama setahun.

Terakhir pindah ke Joglo Sriwedari hingga sekarang.

Latihan rutin menari di Sanggar Seni ini diselenggarakan seminggu tiga kali.

Jumlah peserta didik sekitar 200-an, sebagian besar peserta adalah anak-anak.

Saat latihan berlangsung suasana Joglo Sriwedari akan tampak riuh dengan pemandangan anak-anak yang sedang belajar menari.

Adapun jadwal latihan terbagi dalam dua sesi diantaranya pada hari Selasa dan Rabu.

Sedangkan pada hari Jumat semua siswa didik masuk dengan tujuan agar semua siswa saling mengenal.

Ajang Pentas

Sebagai ajang membuka ruang apresiasi seni bagi anak didik dan masyarakat umum,

Sanggar Seni Metta Budaya juga menyelenggarakan event pementasan setiap tiga bulan sekali di Pendapa Joglo Sriwedari lengkap dengan kostum dan makeup.

Pelatih dari Sanggar Seni Metta Budaya terdiri dari para praktisi seni tari (tenaga profesional) dan akademisi.

Ajang pentas ini selain bisa dimanfaatkan sebagai tes kenaikan tingkat juga dimanfaatkan untuk membekali para siswa ilmu penguasaan panggung.

Ajang apresiasi ini biasanya diselenggarakan setiap akhir periode latihan (empat bulan sekali).

Latihan dan pementasan, merupakan sebuah rangkaian yang saling berkaitan antara satu dengan lainnya.

Sejak berdirinya Sanggar Seni Metta Budaya pada 25 tahun yang lalu, banyak prestasi telah ditorehkan.

Pada bulan Agustus 1989 misalnya, sanggar ini mampu menyabet penghargaan penyaji garapan terbaik, susunan iringan terbaik, sutradara terbaik, dan pemeran pria terbaik saat dilangsungkan Festival Dramatari tingkat Jawa Tengah di Purworejo.

Saat itu Sanggar Seni Metta Budaya menyajikan tari Dhandhanggendhisdan menjadi salah satu sanggar seni tari yang mewakili Kota Surakarta.

Perkembangan sanggar tari ini memang begitu pesat, selain memperoleh penghargaan di berbagai festival seni, Sanggar Seni Metta Budaya juga sering mendapat undangan pentas di berbagai ajang acara kesenian di berbagai kota seperti Jakarta, Yogyakarta, dan lain-lain.

Baca Juga : Sanggar Tari Soerya Sumirat di Mangkunegaran

Kontak dan Informasi :

Sanggar Seni Metta Budaya Surakarta

Jl. Slamet Riyadi, Kompleks Joglo Sriwedari No.Solo

CP; Bu Parti (081 567 665 165)

Tinggalkan komentar