Optimasi SEO Website, 8 Tips Menjadi Situs Jawara di Dunia Maya

oleh

Optimasi mesin pencari atau yang sering dikenal dengan SEO Website (SEO=Search Engine Optimization) menjadi satu hal yang sering dipandang “penting” dilakukan oleh para pembuat website, blogger maupun internet marketer.

SEO Website yang baik memang sedikit banyak akan berpengaruh pada trafik web melalui mesin pencari.

Lantas SEO seperti apa yang baik untuk website??

Hal terpenting dan perlu diingat, SEO Website yang baik adalah yang seluruh kontent web tersebut memang ditujukan untuk manusia, bukan mesin pencari.

Website akan benar-benar berada di peringkat pertama Google jika website tersebut memiliki banyak orang yang  puas dengan halaman dan kontent website tersebut.

Orang tidak akan kembali berkunjung ke situsmu kalau mereka kecewa dengan website yang kamu sajikan. Dan Google juga tahu tentang hal itu.

Ada pendapat yang menyatakan; Sebuah website yang baik tanpa SEO akan lebih baik jika dibandingkan dengan website yang buruk dengan “SEO” yang sempurna.

Website yang baik dan bermanfaat biasanya akan menjadi bahan rujukan. Semakin baik dan bermanfaat situs yang disajikan, tentu mesin pencari juga akan lebih lama memposisikan situs tersebut di halaman pertamanya.


1. Membuat Kontent Website yang bagus


Membuat SEO Kontent Website yang Baik

“Kontent adalah Raja”, itulah jargon yang sering didengungkan oleh para suhu blog.

Dan itu Benar..! Pikirkan isinya dahulu, baru cara mengemasnya. Ini penting, karena kontent adalah mbah-nya SEO.

Bagi banyak blogger pemula, biasanya mereka akan sangat disibukkan dengan kemasan blognya, mulai dari bentuk tampilan, warna yang akan digunakan, menu akan ditaruh dimana, dan lain sebagainya. Pentingkah semua itu?

Penting, tapi satu hal yang paling penting untuk dipikirkan dan dieksekusi pertama kali adalah tentang kontent dalam blog maupun website tersebut.

Siapkan beberapa kontent yang menarik dulu, bahkan sebelum website tersebut jadi. Dengan persiapan kontent yang bagus, tentu saat website sudah siap online akan lebih mudah menata berbagai layout dalam web tersebut.

Lantas kontent yang seperti apa yang harus dipersiapkan?

1. Kontent situs harus menjadi solusi bagi pembaca

Banyak orang berselancar di dunia maya salah satu tujuannya adalah mencari berbagai solusi terhadap semua permasalahannya. Untuk itu, melalui tulisanmu jadilah solusi bagi mereka.

Kehidupan saat ini semakin kompleks, dan permasalahan hidup semakin rumit.

Lihatlah itu sebagai peluang untuk menulis. Buatlah kontent websitemu untuk membantu permasalahan para pengguna internet.

Pilihlah tema pembahasan yang benar-benar kamu pahami. Tulislah berdasarkan pengalamanmu, selanjutnya bisa dilengkapi dengan sumber referensi lain. Semakin lengkap, semakin baik.

2. Kontent yang mendalam

Fokus pada satu pembahasan akan lebih menarik daripada harus membahas semua permasalahan yang ujung-ujungnya akan bingung sendiri.

Menyediakan kontent yang lengkap, menyeluruh, dan orisinal dalam satu halaman memang tidak mudah. Tapi itulah yang dibutuhkan para peselancar di internet. Mereka membutuhkan solusi yang tuntas dan tidak terpotong-potong.

Kontent yang mendalam biasanya dihasilkan dari beragam proses penelitian dan pengamatan. Agar kontent lebih mendalam, secara teknis bisa dilengkapi dengan gambar ilustrasi, infografis, video maupun audio.

Membuat kontent yang mendalam dan sempurna memang membutuhkan cukup banyak waktu. Meski demikian kamu akan merasakan dampaknya secara nyata dari waktu yang kamu investasikan.

Dengan investasi tersebut, setidaknya kunjungan websitemu akan selalu meningkat setiap saat dan juga akan tetap bertahan diposisi halaman pertama meski ada gelombang perubahan alogaritma.

3. Relevan dengan kebutuhan pengguna

Sebagai mesin pencari, Google tahu apa yang harus dia lakukan saat ada pengguna internet mencari dan menelusuri informasi. Google akan memberikan hasil yang paling berguna dan relevan dengan kata kunci yang dimasukkan pengguna.

Meskipun berupa mesin pencari, nyatanya Google mengoreksi seluruh website yang ada didunia ini bukan hanya melalui mesin saja, namun juga melalui peran manusia.

Jangan sekali-kali membuat informasi hoax. Judul bertentangan dengan isi yang ditulis.

Berita bohong selain merugikan orang lain juga akan merugikan diri sendiri.

4. Review dan Update konten

Ketika kamu sudah selesai menulis, jangan lupa untuk mengoreksi setiap ejaan, kalimat, maupun tanda baca, sehingga tulisanmu akan lebih mudah dipahami oleh target pembaca.

Ilmu pengetahuan dan juga informasi selalu berkembang, untuk itu jangan enggan untuk mengulas ulang dan update halaman artikelmu. Perbarui, lengkapi, dan tingkatkan informasi yang sudah ada.

5. Kontak dan informasi situs

Kontak dan informasi situs berfungsi untuk meningkatkan kepercayaan pengguna. Mereka akan dapat menghubungimu jika memiliki kepentingan terhadap situs yang kamu buat. Kepentingan ini bisa dalam bentuk proposal kerjasama, komplain terhadap kontent, atau yang lainnya.

Informasi situs yang bisa kamu berikan misalnya tentang aturan main menggunakan situs. Biasanya bisa berupa Privacy Policy, Disclaimer, Daftar Harga Iklan, Pedoman Media Cyber, Tim Redaksi, atau yang lainnya.

6. Profil Penulis

Meskipun bukan sebuah kewajiban, menampilkan biografi singkat tentang penulis juga dapat meningkatkan kepercayaan pengguna situs.

Profil penulis ini biasanya diletakkan dibawah postingan artikel yang disertai dengan foto profil dan kontak yang bisa dihubungi.

Baca juga : Menulis Artikel Di WordPress Itu Mudah, Ini Caranya


2. Tingkatkan Kecepatan loading halaman website


Tips Optimasi Website
Ilustrasi/Pixabay.com

Menunggu apapun adalah sesuatu yang membosankan, apalagi menunggu selesainya loading halaman website.

 

Bagi banyak orang jika membuka halaman web terlalu lama biasanya mereka akan menutup halaman tersebut dan mencari halaman lain yang lebih cepat untuk dibuka. Jangan kecewakan para pengunjungmu dengan terus menunggu.

SEO Website sangat terkait erat dengan kecepatan halaman.

Sejak tahun 2010 lalu Google mengumumkan bahwa kecepatan sebuah website menjadi salah satu signal yang digunakan dalam algoritmanya untuk merangking halaman website. Oleh karena itu, untuk menjadi situs jawara maka kecepatan loading halaman mutlak diperlukan.

Beberapa Tool gratis untuk menguji seberapa cepat situsmu bisa melalui :

Dari kedua tool ini saja, kamu bisa menguji kecepatan setiap halaman websitemu. Dari situ juga akan ditunjukkan berbagai kesalahan yang bisa diperbaiki untuk mempercepat loading website.

Mempercepat loading website adalah hal yang tidak kalah penting agar dapat meningkatkan pengalaman pengguna dan peringkat SEO Website.

Berikut adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mempercepat loading website WordPress:

1. Pilih Hosting yang Cepat

Keberadaan hosting juga sangat mempengaruhi cepat atau lambatnya sebuah situs. Untuk itu pilihlah penyedia hosting yang cepat dan handal.

Hosting yang menggunakan server yang kuat dan infrastruktur yang baik dapat membantu mempercepat waktu muat situs web lebih baik.

Saran saya, jika trafik web Anda sudah merangkak naik ada baiknya jangan menggunakan share hosting, tapi tingkatkan dengan menggunakan Cloud Hosting atau VPS.

2. Gunakan Tema yang Responsif dan Ringan

Ada ribuan tema WordPress yang beredar di pasaran, ada yang gratis maupun berbayar.

Satu hal yang paling penting dalam memilih tema WordPress adalah pilihlah tema yang responsif dan memiliki ukuran file yang kecil.

Tema dengan kode yang bersih dan efisien akan membantu mempercepat waktu muat situs web, ini akan memberikan pengalaman yang baik bagi pengguna.

Hindari penggunaan tema yang penuh dengan fitur yang tidak dibutuhkan, hal ini akan dapat memperlambat situs Anda.

3. Gunakan Plugin yang Diperlukan Saja

Sering kali ketika Kita melihat beraneka macam plugin yang tersedia di WordPress, kita cenderung tergoda untuk memakainya, padahal plugin tersebut tidak begitu penting.

Terkait dengan hal tersebut, ada baiknya Anda menghindari penggunaan plugin yang berlebihan dan hanya gunakan plugin yang benar-benar Anda perlukan.

Setiap plugin yang diinstal, ini akan sangat mempengaruhi waktu muat situs web.

Pastikan ketika memilih dan menggunakan plugin, cari plugin yang telah dioptimalkan dengan baik dan diperbarui secara berkala oleh pengembang.

4. Optimalisasi Gambar

Gambar yang ada pada sebuah halaman web akan sangat mempengaruhi beban server ketika halaman tersebut dibuka.

Apalagi gambar dengan resulusi tinggi yang memiliki ukuran besar, ini akan dapat memperlambat waktu muat situs web.

Sebelum mengunggah gambar ke situs, ada baiknya Anda mengkompresnya dulu untuk mengurangi ukuran file tanpa mengorbankan kualitas gambar.

Anda bisa menggunakan beberapa software atau aplikasi yang Anda miliki.

Selain memperkecil gambar secara offline, Anda juga bisa menggunakan plugin optimasi gambar seperti Smush atau EWWW Image Optimizer.

5. Gunakan Caching

Caching adalah teknik penyimpanan sementara data atau halaman yang telah dihasilkan sebelumnya untuk penggunaan berulang.

Dalam konteks website, caching berarti menyimpan salinan halaman web secara lokal pada server atau perangkat pengguna, sehingga mengurangi waktu yang diperlukan untuk menghasilkan ulang halaman tersebut setiap kali diminta oleh pengguna.

Mengaktifkan caching akan membantu mengurangi waktu muat situs web dengan menyimpan salinan halaman yang dihasilkan sebelumnya.

Ini memungkinkan pengunjung mengakses situs web dengan lebih cepat, dan Anda dapat menggunakan plugin caching seperti W3 Total Cache atau WP Super Cache.

6. Perbarui WordPress dan Plugin

Secara berkala wordpres dan pengembang plugin selalu memperbarui sistemnya, untuk itu pastikan WordPress dan semua plugin yang Anda gunakan diperbarui ke versi terbaru.

Pembaruan yang dilakukan oleh pengembang sering kali mencakup perbaikan keamanan dan peningkatan performa yang dapat membantu mempercepat situs web Anda.

Bagi Anda yang mungkin tidak bisa mengawasi situs secara berkala, Anda bisa mengaktifkan menu auto update pada plugin.

7. Gunakan CDN (Content Delivery Network)

CDN adalah jaringan server yang tersebar di berbagai lokasi geografis di seluruh belahan dunia.

Dengan menggunakan CDN, konten situs web Anda akan disimpan dan disajikan dari server yang paling dekat dengan lokasi pengunjung. Ini akan mempercepat waktu muat halaman.

Beberapa layanan CDN populer yang bisa Anda gunakan untuk situs web misalnya Cloudflare dan MaxCDN.

8. Optimalisasi Database

Database yang besar dalam situs juga akan mempengaruhi kecepatan muat halaman website.

Untuk mengoptimalkan database tersebut Anda bisa menggunakan bantuan plugin seperti WP-Optimize.

Dengan plugin tersebut akan bekerja membersihkan entri yang tidak perlu, memperbaiki tabel yang rusak, dan dapat mengurangi ukuran database.

Dari optimalisasi database inilah akan dapat membantu mempercepat waktu muat halaman situs web Anda.

9. Hapus Script Tidak Diperlukan

Dalam sebuah website terdapat banyak sekali script yang digunakan, mulai dari jenis JavaScript maupun CSS.

Lakukan pemeriksaan dan hapus saja script atau kode JavaScript atau CSS yang tidak diperlukan.

Hal ini bisa mengurangi jumlah pemanggilan script dan file CSS sehingga akan membantu mempercepat waktu muat situs web.

jika Anda masih awam dengan koding, Anda juga bisa memanfaatkan beberapa Plugin yang tersedia.

10. Gunakan Lazy Loading

Gambar maupun script memang selalu menjadi kendala dalam mengoptimalkan kecepatan situs web. Rasanya juga tidak mungkin untuk membuang sumber daya tersebut.

Untuk mempercepat pemuatan halaman, solusinya bisa menggunakan beberapa plugin lazy loading.

Plugin ini akan membantu dalam memuat gambar ketika pengunjung menggulir ke bagian halaman yang berisi gambar tersebut.

Mempercepat loading website WordPress memang sangat membutuhkan pendekatan yang komprehensif.

Mengkombinasikan beberapa teknik di atas dapat membantu meningkatkan kecepatan dan kinerja situs web Anda.

Penting untuk menguji situs web Anda menggunakan alat seperti Google PageSpeed Insights atau GTmetrix untuk mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan.


3. Buat Tampilan website yang nyaman


Pilih Tema WordPress untuk tampilan website perusahaanSetelah kecepatan loading halaman terpenuhi, hal yang tidak kalah penting adalah desain situs yang nyaman untuk dipandang oleh mata pengguna.

Tampilan yang bagus pada website, sedikit banyak juga akan meningkatkan reputasi web, kelihatan lebih elegan, profesional dan terpercaya.

Untuk menciptakan tampilan website yang nyaman bagi pengguna, Anda dapat mengikuti beberapa tips berikut:

1. Pilih Tema atau Desain yang Responsif

Ada banyak jenis perangkat yang digunakan oleh pengunjung website saat membaca artikel atau mencari informasi di halaman web Anda.

Masing-masing perangkat tentu memiliki dimensi yang berbeda.

Untuk memastikan halaman Anda bisa diakses dengan baik dengan perangkat yang beragam, maka pastikan website Anda menggunakan tema atau desain yang responsif.

Tampilan yang responsif situs akan dapat menyesuaikan dengan berbagai perangkat, seperti desktop, tablet, dan ponsel.

Hal ini penting untuk memberikan pengalaman pengguna yang optimal di berbagai platform.

2. Buat Tata Letak yang Teratur dan Terstruktur

Tata letak yang rapi akan memberikan pengalaman yang baik bagi pengguna website.

Untuk itu gunakan tata letak yang teratur dan terstruktur agar memudahkan pengunjung dalam memahami konten.

Buat hierarki yang jelas dengan penggunaan heading, paragraf, daftar, dan elemen visual lainnya untuk membagi konten menjadi bagian-bagian yang mudah dibaca dan dipahami.

3. Perhatikan Kombinasi Warna yang Menyenangkan Mata

Ada banyak pilihan warna yang bisa digunakan dalam perwajahan situs web, masing-masing warna biasanya memiliki pengaruh terhadap mereka yang melihat.

Terkait dengan hal tersebut, pilihlah kombinasi warna yang menyenangkan mata dan memberikan kontras yang cukup antara latar belakang dan teks.

Jangan terlalu banyak menggunakan warna, jika dalam mengatur komposisi tidak bagus, hal ini akan melelahkan yang melihat dan menjadi tidak menarik. Pastikan teks dapat dibaca dengan jelas pada latar belakang yang digunakan.

4. Gunakan Font yang Mudah Dibaca

Jenis fornt memang sangat mempengaruhi kenyamanan pembaca, tapi di sisi lain penggunaan jenis font juga akan dapat mempengaruhi kecepatan muat halaman situs web.

Untuk itu, yang paling penting adalah pilih jenis huruf atau font yang mudah dibaca, baik untuk judul maupun isi konten.

Pastikan ukuran font yang digunakan cukup besar untuk memudahkan pembacaan, terutama pada perangkat mobile.

5. Buat Kotak Pencarian

Ada kalanya pengunjung situs web tidak sabar untuk mencari artikel yang mereka butuhkan di situs web Anda, apalagi jika terdapat ribuan artikel.

Untuk mempermudah pengunjung untuk mencari apa yang mereka butuhkan, sediakan kotak pencarian yang mudah ditemukan di situs web Anda.

Hal ini berguna untuk memudahkan pengunjung untuk mencari konten atau informasi yang mereka butuhkan dengan cepat.

6. Sederhanakan Desain

Seseorang bisa mengunjungi situs Anda pada dasarnya adalah untuk mencari informasi yang mereka butuhkan, bukan untuk melihat seberapa baik desain situs Anda.

Untuk itu hindari penggunaan tampilan yang terlalu ramai, norak atau berlebihan.

Ada baiknya Anda menggunakan desain yang bersih, minimalis, dan fokus pada konten utama.

Selain itu jangan mengganggu pengguna dengan terlalu banyak iklan atau elemen yang mengganggu perhatiannya.

7. Uji Pengalaman Pengguna

Lakukan pengujian pengalaman pengguna dengan mengundang pengguna beta atau meminta tanggapan dari pengunjung.

Konsultasikan kepada teman, keluarga, rekan kerja, atau siapapun yang mengunjungi situs web Anda.

Hal ini akan dapat membantu dalam mengidentifikasi area mana yang perlu diperbaiki atau ditingkatkan untuk menciptakan tampilan yang lebih nyaman.

 


4. Optimasi SEO website – Navigasi setiap halaman mudah


Navigasi setiap halaman mudahNavigasi setiap halaman adalah elemen penting dalam desain website yang memungkinkan pengguna untuk menjelajahi dan berpindah antara halaman-halaman situs dengan mudah.

Tujuan dari navigasi adalah untuk memberikan pengalaman pengguna yang intuitif, memudahkan akses ke konten yang relevan, dan membantu pengguna menemukan informasi yang mereka cari.

Navigasi halaman yang mudah akan memberikan pengalaman terbaik bagi pengguna web.

Jika mereka sudah tertarik pada artikel yang Anda buat, tidak menutup kemungkinan mereka akan menelusuri artikel lainnya di situsmu.

Buatlah kumpulan artikel berdasarkan kategorinya, tempatkan tombol menu kategori tersebut di posisi yang mudah terlihat.

Beberapa prinsip penting dalam merancang navigasi setiap halaman:

1. Konsistensi

Ketika Anda membuat menu navigasi, pastikan navigasi tersebut konsisten di seluruh situs web, setiap halaman navigasinya sama. Gunakan tata letak, struktur, dan gaya yang serupa untuk setiap halaman.

Dengan membuat navigasi yang konsisten hal ini dapat membantu pengguna terbiasa dengan navigasi yang ada dan tidak bingung saat berpindah halaman.

2. Kesederhanaan

Buatlah navigasi situs yang sederhana dan mudah dipahami oleh pengunjung.

Hindari penggunaan terlalu banyak menu atau submenu yang rumit sehingga akan membuat bingung atau bahkan mempersulit pengunjung.

Perhatikan hierarki dan pengelompokan yang jelas agar pengguna dapat dengan mudah memahami bagaimana halaman-halaman tersebut terkait satu sama lain.

3. Keterlihatan

Pastikan navigasi Anda mudah terlihat dan ditemukan oleh pengguna.

Tempatkan menu navigasi di tempat yang terlihat secara visual, seperti di bagian atas halaman atau di sidebar.

Gunakan label yang jelas dan mudah dimengerti untuk setiap elemen navigasi.

4. Responsif

Pastikan navigasi Anda responsif dan dapat menyesuaikan dengan berbagai perangkat, termasuk desktop, tablet, dan ponsel.

Gunakan desain yang responsif atau pilihlah metode navigasi yang cocok untuk perangkat mobile, seperti menu tersembunyi atau hamburger menu.

5. Penekanan pada Halaman Aktif

Berikan penanda visual atau penekanan pada halaman aktif atau halaman yang sedang dilihat oleh pengguna.

Ini membantu pengguna mengenali di mana mereka berada dalam situs web dan memudahkan navigasi.

Ingatlah bahwa setiap situs web memiliki kebutuhan dan struktur navigasi yang berbeda.

Jadi penting untuk merancang navigasi sesuai dengan karakteristik dan tujuan situs web Anda serta memperhatikan kebutuhan dan preferensi pengguna.


5. Buat Daftar isi untuk Optimasi SEO Website


daftar isi bisa memberikan panduan kepada penggunaTak ubahnya seperti buku, daftar isi bisa memberikan panduan kepada pengguna untuk menemukan pembahasan yang mereka cari.

Daftar isi sebuah situs bisa dikelompokkan berdasar kategori, tanggal terbit, maupun siapa penulisnya.

Buatlah satu halaman website yang khusus berisi daftar isi. Google akan selalu mengindex semua link terkait yang ada dalam situsmu.

Contoh daftar isi

Selain daftar isi yang berada dalam satu halaman, kamu juga harus membuat daftar isi yang berupa peta situs (sitemap) yang bisa dikirim ke Google Webmaster.

Peta situs ini berisi link URL setiap halaman, pos, kategori maupun tag.

Contoh peta situs


6. Buat Artikel Terkait untuk Optimasi SEO Website


Buat Artikel Terkait

Artikel terkait adalah sebuah link aktif menuju artikel lain yang relevan dengan topik atau konten yang sedang dibaca oleh pengguna di sebuah situs web.

Artikel terkait biasanya ditampilkan di tengah, akhir artikel , atau bagian samping (sidebar) halaman web.

Fungsi Artikel Terkait (Related Articles) di halaman web adalah untuk menampilkan konten yang terkait atau relevan dengan artikel yang sedang dibaca oleh pengguna.

Beberapa fungsi dari Artikel Terkait:

1. Meningkatkan Engagemen Pengguna

Artikel Terkait dapat memperpanjang waktu kunjungan pengguna di situs web Anda.

Dengan menampilkan artikel yang relevan, pengguna mungkin tertarik untuk membaca lebih lanjut dan menjelajahi konten lain yang disediakan oleh situs Anda.

2. Meningkatkan Retensi Pengunjung

Dengan menawarkan artikel terkait yang menarik dan relevan, Anda dapat mempertahankan minat pengunjung dalam menjelajahi lebih banyak halaman di situs web Anda.

Ini dapat membantu meningkatkan retensi pengunjung dan mengurangi tingkat bounce rate.

3. Memperbaiki Navigasi Internal

Artikel Terkait berfungsi sebagai sarana navigasi internal yang efektif.

Pengguna dapat dengan mudah melanjutkan membaca artikel lain yang berhubungan dengan topik yang sedang mereka minati tanpa perlu melakukan pencarian tambahan.

4. Meningkatkan SEO Website

Dengan menampilkan Artikel Terkait yang relevan, Anda dapat meningkatkan optimasi mesin telusur (SEO Website) situs web Anda.

Internal linking antara artikel terkait dapat membantu mesin pencari mengenali hubungan antara halaman-halaman situs Anda dan meningkatkan peringkat mereka dalam hasil pencarian.

5. Meningkatkan Keterlibatan dan Pembagian Konten

Jika artikel terkait menarik dan memberikan nilai tambah, pengguna mungkin cenderung berbagi artikel tersebut dengan orang lain melalui media sosial atau melalui saluran komunikasi lainnya.

Hal ini dapat membantu meningkatkan keterlibatan dan memperluas jangkauan konten Anda.

6. Menawarkan Pengalaman Pengguna yang Lebih Beragam

Dengan menampilkan Artikel Terkait, Anda memberikan pengalaman pengguna yang lebih beragam.

Pengguna dapat menemukan konten yang lebih relevan dengan minat mereka dan memperluas pengetahuan mereka tentang topik tertentu.

Penting untuk memilih artikel terkait dengan hati-hati, sehingga mereka benar-benar relevan dengan artikel yang sedang dibaca dan memberikan nilai tambah bagi pengguna.

 


7. Fungsional untuk perangkat seluler 


Fungsional untuk perangkat seluler

Perkembangan telepon cerdas hingga saat ini sangat mempengaruhi trafik kunjungan sebuah website.

Dari pengalaman penulis sendiri, sebagian besar kunjungan halaman web diakses dari perangakat telepon genggam, angkanya rata-rata 75-80%.

Untuk itulah ada baiknya dalam membuat website Anda mempertimbangkan fungsionalnya untuk perangkat seluler, ini sangat penting dalam era digital saat ini.

Berikut adalah alasan mengapa website harus fungsional untuk perangkat seluler:

1. Penggunaan Perangkat Seluler yang Meningkat

Jumlah pengguna internet yang mengakses web melalui perangkat seluler terus meningkat dari tahun ke tahun.

Dalam beberapa tahun terakhir, lebih banyak orang lebih memilih menggunakan ponsel pintar atau tablet mereka untuk browsing daripada menggunakan komputer desktop.

Oleh karena itu, memiliki website yang fungsional untuk perangkat seluler memungkinkan Anda untuk mencapai audiens yang lebih luas dan memenuhi kebutuhan mereka.

2. Pengalaman Pengguna yang Lebih Baik

Pengguna perangkat seluler mengharapkan pengalaman yang baik saat mengunjungi situs web.

Mereka menginginkan tampilan yang responsif, navigasi yang mudah, dan waktu muat halaman yang cepat.

Jika website Anda tidak dioptimalkan untuk perangkat seluler, pengguna mungkin kesulitan membaca atau berinteraksi dengan konten, yang dapat menyebabkan frustrasi dan meninggalkan situs Anda.

Dengan menyediakan website yang fungsional untuk perangkat seluler, Anda dapat memberikan pengalaman pengguna yang positif dan meningkatkan keterlibatan pengguna.

3. SEO Website yang Lebih Baik

Mesin pencari seperti Google memberikan perhatian besar pada pengalaman pengguna di perangkat seluler.

Mereka cenderung mengutamakan website yang dioptimalkan untuk perangkat seluler dalam peringkat hasil pencarian mereka.

Dengan memiliki website yang responsif dan fungsional untuk perangkat seluler, Anda dapat meningkatkan peringkat SEO Website Anda dan meningkatkan visibilitas online.

4. Persaingan yang Lebih Baik

Dalam lingkungan digital yang kompetitif, memiliki website yang dioptimalkan untuk perangkat seluler memberikan keunggulan kompetitif.

Jika pesaing Anda memiliki website yang responsif dan fungsional untuk perangkat seluler, mereka mungkin menarik pengunjung yang seharusnya menjadi pelanggan Anda.

Dengan memiliki website yang fungsional untuk perangkat seluler, Anda dapat memberikan pengalaman yang lebih baik kepada pengunjung Anda dan meningkatkan peluang konversi.

5. Peningkatan Konversi

Pengguna perangkat seluler yang dapat mengakses dan berinteraksi dengan mudah dengan situs web Anda cenderung memiliki tingkat konversi yang lebih tinggi.

Jika proses pembelian atau pendaftaran di situs web Anda mudah dilakukan di perangkat seluler, pengguna akan lebih mungkin untuk mengambil tindakan dan melakukan konversi.

Dengan berbagai alasa di atas, ada baiknya buatlah situs yang mobile friendly, lebih baik lagi situs tersebut suport AMP (Accelerated Mobile Pages) sehingga loading web di seluler bisa lebih cepat.


8. Optimasi SEO Website dengan mendaftarkan di Google Search Console


optimasi SEO dengan Daftarkan di Google Search ConsoleGoogle Search Console atau yang juga dikenal sebagai Google Webmasters Tool merupakan salah satu fasilitas dari Google untuk membantu para webmaster untuk memantau performa penelusuran situs di mesin pencari Google.

Dengan memanfaatkan tools ini, kamu dapat mengoptimasi situs agar dapat bekerja dengan baik bagi pengguna dan dapat muncul dengan baik di hasil penelusuran.

Dengan alat ini pula kamu akan mendapatkan dukungan dari google, dapat memeriksa kesehatan situsmu, sehingga bisa menjadi situs berkualitas tinggi.

***

Berpikir tentang SEO Website jangan sekali-kali bertujuan untuk mesin pencari, berpikirlah bagaimana manusia di dunia ini bisa mengakses situsmu dengan nyaman dan mendapatkan manfaat yang terbaik.

Strategi terbaik untuk meningkatkan peringkat di Google adalah dengan menjadikan situsmu yang paling berguna, paling relevan, paling informatif, dan paling menyenangkan bagi pengguna.

Alogaritma Google akan selalu berubah dan berkembang, cara mereka mengindex sebuah artikel selalu ter-update setiap waktu, hal ini sering berdampak pada trafik kunjungan beberapa website.

Jika kontent websitemu sudah baik, maka kamu tidak perlu repot-repot mengoptimasi kembali situs yang telah dibuat.

Selamat berjuang…!!

Tentang Penulis: Joko Narimo

Gambar Gravatar
Blogger kambuhan yang juga aktif mengelola perpustakaan Tumpi Readhouse, pernah sekolah seni dan desain, kadang menjadi pegiat fotografi dan film komunitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.