Ibu dan Buah Hati

Panduan Menyimpan MPASI Rumahan

Cara menyimpan MPASI

Menyimpan MPASI merupakan bagian penting dalam memberikan asupan makanan sikecil. Bagaimana tidak, penyimpanan makanan berkaitan erat dengan kandungan nutrisi dan kehigienisan makanan.

MPASI yang tidak tersimpan dengan baik bisa jadi kehilangan nutrisi penting yang terkandung di dalamnya.

Cara menyimpan MPASI perlu Anda pahami betul, terutama untuk ibu bekerja atau working mom.

Ibu bekerja biasanya tak punya cukup banyak waktu untuk menyiakan makanan sikecil.

Nah, dengan menyediakan stok MPASI lebih banyak maka semua tugas ibu bisa selesai.

MPASI memang boleh Anda simpan, namun perlu Anda perhatikan cara menyimpan MPASI. Berikut caranya:

Cara menyimpan MPASI

Anda bisa memasak porsi MPASI sikecil dalam jumlah yang sedikit banyak.

Setelah makanan Anda masak, dinginkan makanan kemudian tuang ke dalam baby cubes atau cetakan es batu, masukkan ke dalam freezer atau kulkas bagian atas.

Ketentuan penyimpanan;

  • Jangan simpan sisa makanan dari piring bayi. Ambil sedikit porsi saja sesuai kebutuhan bayi. Sisa makanan tidak boleh Anda simpan kembali karena beresiko mengudang bakteri dari bekas air liur yang menempel pada sendok dan piring.
  • Jika membutuhkan tambahan, ambil makanan dari wadah menggunakan sendok yang bersih.
  • Jangan membiarkan makanan yang belum atau sudah Anda masak dalam suhu ruang lebih dari satu jam.
  • Berilah label yang bertuliskan keterangan isi dan tanggal pada kemasan.
  • Anda bisa mengatur MPASI yang paling lama berada di depan agar mudah dalam mengambilnya.
  • Makanan yang Anda bekukan harus berada pada suhu 0° atau kurang dari 0°.
  • Makanan yang telah Anda bekukan tidak boleh Anda bekukan kembali.
  • Gunakan media penyimpanan yang BPA free. Jangan membekukan makanan menggunakan wadah kaca. Wadah yang tidak didesign untuk pembekuan mungkin akan retak dan meninggalkan serpihan kecil yang berbahaya untuk kesehatan bayi.

Lama masa penyimpanan

Makanan yang telah beku di dalam freezer memiliki waktu penyimpanan yang berbeda.

Makanan beku bisa bertahan antara 1-3 bulan.

Untuk amannya, sebaiknya makanan yang beku Anda gunakan maksimal 1 bulan.

Cara Mencairkan dan Memanaskan Makanan

  • Cairkan makanan secara perlahan. Pindahkan makanan yang akan Anda sajikan dari freezer ke kulkas bawah. Pindahkan beberapa jam sebelum Anda sajikan.
  • Anda juga bisa mencairkan makanan menggunakan steamer atau pemanas elektrik. Atau, letakkan makanan dalam pinggan dan rendam dalam panci berisi air panas kemudian panaskan dengan api kecil.
  • Jika ingin menghangatkan dengan microwave, perhatikan bahwa panas merata. Jangan sampai terjadi hot pockets (panas di bagian tempat saja). Cara memanaskannya aduk sampai rata, kemudian panaskan lagi.
  • Apapun metode memaskankan dan mencairkan yang anda pilih, pastikan saat memanaskan makanan Anda aduk rata.

Baca juga : Panduan Metode Baby Led Weaning dalam MPASI


Warning: Attempt to read property "term_id" on bool in /home/tumz2839/public_html/wp-content/themes/flex-mag/functions.php on line 999
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top