18 Nama Alat Masak dan Fungsinya. Wajib Ada di Dapurmu

oleh
alat masak dan fungsinya yang Wajib Ada di Dapur

Setiap keluarga, entah yang masih baru maupun yang sudah lama, alat masak merupakan kebutuhan pokok dalam kehidupan rumah tangga.

Alat masak menjadi kebutuhan penting di rumah yang berguna untuk membuat dan mempersiapkan makanan dalam kehidupan sehari-hari.

Ada banyak sekali perlengkapan masak yang ada di dapur, namun bagi yang tidak terbiasa memasak terkadang tahu bentuk dan wujudnya tapi tidak tahu nama dan fungsinya.

Berikut ini beberapa alat masak yang sering digunakan di dapur.

1. Kompor

Kompor merupakan salah satu peralatan yang sangat penting dalam dapur

Salah satu alat masak di dapur yang utama dan harus kamu miliki adalah kompor, ini adalah perangkat yang dirancang khusus untuk memasak makanan dengan menghasilkan panas.

Ada banyak pilihan dalam menggunakan kompor. Ada kompor gas, kompor listrik dan kompor induksi.

Namun pada umumnya, masyarakat indonesia banyak yang menggunakan kompor gas.

Sumber energi kompor gas menggunakan gas alam atau gas LPG, sementara kompor listrik menggunakan sumber daya listrik untuk menghasilkan panas.

Sedangkan kompor induksi menggunakan medan elektromagnetik untuk menghasilkan panas di permukaan induksi yang memanaskan panci atau wajan.

Kebanyakan kompor memiliki berbagai komponen, termasuk burner atau elemen pemanas yang menghasilkan panas, dan kontrol suhu yang memungkinkan pengaturan intensitas panas.

Beberapa kompor dilengkapi dengan oven di bagian bawahnya, yang memungkinkan melakukan pemanggangan makanan.

Kompor gas pada umumnya dilengkapi dengan knob atau tombol untuk mengatur intensitas nyala api, sementara kompor listrik memiliki pengatur daya untuk memilih suhu yang tepat untuk memasak.

Kompor induksi biasanya memiliki kontrol suhu yang presisi dan memanaskan panci atau wajan dengan cepat.

Dalam penggunaanya, kompor berfungsi untuk merebus, menggoreng, menumis, memanggang, dan memasak berbagai jenis makanan.

Dengan kemajuan teknologi, kompor juga semakin dirancang dengan fitur-fitur yang lebih canggih dan efisien energi untuk memenuhi kebutuhan memasak modern.

2. Wajan

Nama alat masak dan fungsinya wajan

Salah satu alat masak yang juga harus ada di dapur Kamu adalah wajan.

Pada umumnya wajan memiliki bentuk datar dengan diameter yang bervariasi, serta dilengkapi dengan pegangan yang panjang untuk memudahkan penggunaannya.

Wajan kebanyakan terbuat dari bahan yang memiliki sifat anti lengket seperti teflon atau bahan logam seperti baja tahan karat.

Beberapa wajan juga dilapisi dengan lapisan keramik atau enamel untuk memberikan perlindungan tambahan dan kemudahan dalam membersihkannya.

Permukaan datar dan luas pada wajan memungkinkan panas merata dan cepat saat memasak.

Ini memungkinkan makanan untuk matang secara merata tanpa adanya bagian yang terlalu gosong atau tidak matang.

Selain itu, wajan juga memiliki sisi yang tinggi untuk mencegah percikan minyak atau makanan saat digunakan dalam menggoreng atau menumis.

Wajan memiliki banyak kegunaan dalam memasak.

Dalam menggoreng, wajan memberikan permukaan yang luas untuk memasak makanan dalam minyak atau lemak, sehingga memberikan hasil yang renyah dan garing.

Dalam menumis, wajan memungkinkan kita untuk memasak makanan dengan cepat menggunakan sedikit minyak, dengan mengaduk dan menggulingkan bahan makanan secara terus-menerus.

Keuntungan menggunakan wajan adalah kemampuannya untuk memasak makanan dengan cepat dan efisien.

Permukaan anti lengket pada wajan memudahkan proses memasak dan membersihkannya.

Wajan juga sangat serbaguna, dapat digunakan untuk memasak berbagai jenis makanan seperti sayuran, daging, ikan, atau mie.

Dalam pemilihan wajan, penting untuk mempertimbangkan kualitas dan ketebalannya.

Wajan yang berkualitas baik dan berbahan tebal akan memastikan panas merata dan tahan lama.

Pemeliharaan yang baik seperti menghindari penggunaan spatula berbahan keras atau mencuci wajan dengan sikat kasar juga akan memperpanjang umur wajan.

3. Panci

Panci untuk memasak

Alat masak lain yang tidak boleh ketinggalan untuk Kamu miliki di dapur adalah panci.

Panci adalah wadah berbentuk bulat yang digunakan untuk merebus, mengukus, atau memasak makanan dengan menggunakan air atau cairan lainnya.

Sebagian besar panci yang beredar di pasaran pada umumnya terbuat dari bahan logam seperti stainless steel, aluminium, atau tembaga.

Panci memiliki bentuk bulat dengan pegangan yang terletak di satu sisinya untuk memudahkan penanganan.

Beberapa panci dilengkapi dengan tutup yang dapat digunakan untuk menutupi panci saat memasak, membantu menjaga panas dan mematangkan makanan secara merata.

Permukaan dalam panci biasanya dilapisi dengan lapisan anti lengket atau bisa juga berbahan stainless steel yang tahan terhadap reaksi kimia.

Hal ini mencegah makanan lengket pada permukaan panci dan memudahkan proses pembersihan setelah digunakan.

Panci memiliki berbagai ukuran, mulai dari yang kecil untuk memasak satu porsi hingga yang besar untuk memasak makanan dalam jumlah yang lebih besar.

Kamu, bisa memilih ukuran panci sesuai pada kebutuhan dan jumlah makanan yang akan dimasak.

Pada kegiatan memasak, panci digunakan untuk berbagai keperluan.

Merebus adalah salah satu penggunaan utama panci, di mana makanan direndam dalam air panas atau kaldu dan dimasak sampai matang.

Panci juga digunakan untuk mengukus, di mana makanan diletakkan di dalam panci dengan sedikit air di bagian bawahnya, dan panas yang dihasilkan akan menghasilkan uap untuk memasak makanan.

Selain merebus dan mengukus, panci juga digunakan untuk memasak sup, mie, nasi, atau makanan yang membutuhkan cairan untuk proses memasaknya.

Panci yang lebih besar sering digunakan dalam memasak makanan untuk keluarga atau acara khusus.

Panci yang berkualitas baik akan menghantarkan panas secara efisien dan memungkinkan makanan matang secara merata.

4. Spatula

alat masak dan fungsinya

Untuk melengkapi wajan dan panci, kamu membutuhkan alat masak lain berupa Spatula.

Spatula adalah alat dapur yang umum digunakan untuk mengangkat, membalik, atau mengaduk makanan saat memasak.

Alat masak ini memiliki bentuk datar dengan ujung yang lebar dan rata. Biasanya terbuat dari bahan yang tahan panas seperti logam, plastik, atau silicone.

Pegangan spatula biasanya panjang dan ergonomis, memungkinkan pengguna untuk menggunakannya dengan nyaman dan mengendalikannya dengan baik.

Permukaan spatula yang lebar dan rata memungkinkan kita untuk dengan mudah mengangkat makanan dari wajan, panci, atau loyang.

Spatula juga digunakan untuk membalik makanan saat memasak, seperti membalikkan daging, ikan, atau pancake, agar matang secara merata di kedua sisi.

Selain untuk membalik makanan saat masak, spatula juga digunakan untuk mengaduk atau mencampur makanan dalam wajan atau mangkuk.

Permukaan datar spatula memungkinkan kita untuk meratakan adonan, menggulingkan bahan makanan, atau memastikan bumbu tercampur dengan baik dalam masakan.

Spatula sangat berguna saat menggunakan peralatan masak yang tidak memiliki lapisan anti lengket, seperti wajan atau panci dari bahan logam.

Dalam menggoreng atau menumis, spatula digunakan untuk mencegah makanan menempel pada permukaan peralatan masak.

Ada berbagai jenis spatula yang dirancang untuk keperluan khusus.

Spatula pancake memiliki permukaan yang lebih lebar dan tipis, memungkinkan kita untuk dengan mudah membalik pancake atau crepes yang tipis.

Spatula kue biasanya lebih kecil dan fleksibel, cocok untuk mengeluarkan kue dari loyang atau memulas adonan kue secara presisi.

Pada umumnya spatula terbuat dari bahan tahan panas dan berkualitas tinggi sehingga aman dalam suhu yang tinggi.

5. Pisau

Pisau dan talenan adalah dua peralatan dapur yang saling melengkapi

Pisau dan talenan adalah dua peralatan dapur yang saling melengkapi, kedua alat masak ini hukumnya juga WAJIB kamu miliki.

Kegunaan Pisau saat memasak adalah untuk memotong atau membelah makanan.

Pisau terdiri dari mata pisau yang tajam dan pegangan yang nyaman untuk memegangnya.

Mata pisau biasanya terbuat dari baja tahan karat atau bahan logam lainnya yang memiliki daya tahan dan ketajaman yang baik.

Di pasaran, pisau memiliki berbagai ukuran dan jenis, masing-masing dengan fungsi yang berbeda.

Khusus untuk pisau dapur fungsinya untuk memotong, mengiris, atau membelah makanan.

Pisau daging memiliki mata pisau yang lebih lebar dan kuat, cocok untuk memotong daging.

Sedangkan pisau sayuran memiliki mata pisau yang lebih pendek dan ramping, ideal untuk mengiris atau memotong sayuran.

Pemilihan pisau yang tepat sangat penting untuk efisiensi dan keamanan dalam memasak.

Pisau yang tajam dan sesuai dengan fungsinya akan memudahkan proses pemotongan makanan dengan presisi dan mengurangi risiko cedera.

6. Talenan

Papan pemotong atau yang sering disebut juga talanen, adalah permukaan datar yang digunakan sebagai tempat untuk memotong makanan.

Talanen dapat terbuat dari berbagai bahan seperti kayu, plastik, atau bahan komposit.

Alat masak ini memiliki permukaan yang keras dan tahan gores, yang membuatnya aman digunakan saat memotong makanan dengan pisau.

Talanen memiliki ukuran yang bervariasi, mulai dari yang kecil untuk memotong bahan-bahan kecil hingga yang besar untuk memotong daging atau sayuran dalam jumlah yang lebih banyak.

Beberapa talanen juga dilengkapi dengan tanda pengukuran atau petunjuk pemotongan yang membantu memastikan ukuran potongan yang konsisten.

Penggunaan pisau dan talenan merupakan langkah penting dalam proses memasak.

Pisau yang tajam dan talenan yang stabil memudahkan pemotongan makanan dengan presisi dan keamanan.

Dengan pisau yang tepat dan talenan yang baik, kita dapat mempersiapkan dan menyajikan makanan dengan lebih mudah dan efisien.

7. Baskom

Baskom adalah wadah yang digunakan dalam proses memasak

Alat masak lain yang juga perlu kamu miliki adalah baskom, ini adalah wadah yang digunakan dalam proses memasak untuk mencampur, menyimpan, atau menyiapkan makanan.

Baskom umumnya terbuat dari bahan plastik atau logam yang tahan terhadap panas dan cairan.

Kebanyakan alat masak ini memiliki bentuk bulat atau oval dengan permukaan dalam yang luas, sehingga memungkinkan untuk memadukan berbagai bahan makanan dalam jumlah yang cukup besar.

Beberapa baskom dilengkapi dengan pegangan di sisi-sisinya atau kadang-kadang dilengkapi dengan tutup.

Pegangan pada baskom memudahkan pengguna untuk mengangkat, mengaduk, atau menuangkan bahan makanan tanpa risiko tumpah atau tergelincir.

Tutup baskom dapat digunakan untuk menutupi bahan makanan saat disimpan di dalam kulkas atau untuk melindungi makanan dari kontaminasi.

Ukuran baskom dapat bervariasi, mulai dari yang kecil untuk mengaduk adonan kue hingga yang besar untuk mencampur bahan makanan dalam jumlah yang lebih besar.

Beberapa baskom juga dilengkapi dengan tanda pengukuran atau skala, memudahkan pengguna dalam mencampur atau mengukur bahan makanan dengan presisi.

Baskom sangat berguna dalam proses memasak, terutama saat mempersiapkan adonan, saus, atau mengaduk bahan-bahan dalam jumlah yang besar.

Baskom memungkinkan pengguna untuk mencampur bahan makanan dengan baik, memastikan semua bahan tercampur secara merata.

Selain itu, baskom juga digunakan untuk menyimpan makanan dalam jumlah besar atau saat ingin menyajikan makanan secara terpisah.

Baskom yang kedap udara dapat digunakan untuk menyimpan makanan dalam kulkas, menjaga kesegaran dan kualitas makanan lebih lama.

Keuntungan menggunakan baskom adalah kemudahan penggunaan dan kegunaannya yang serbaguna.

Baskom dapat digunakan dalam berbagai tahap proses memasak, mulai dari persiapan bahan hingga penyimpanan makanan.

Material baskom yang tahan terhadap panas dan cairan juga memastikan keamanan dan daya tahan produk saat digunakan dalam memasak.

Dalam dapur, baskom menjadi salah satu peralatan yang penting dan sering digunakan.

Dengan baskom yang tepat, pengguna dapat melakukan tugas-tugas seperti mencampur, menyimpan, atau menyajikan makanan dengan lebih mudah dan efisien.

8. Cobek dan Ulekan

Ulekan adalah peralatan dapur tradisional yang digunakan untuk menghancurkan

Alat masak Cobek dan ulekan adalah peralatan dapur tradisional yang digunakan untuk menghancurkan atau menghaluskan bahan makanan seperti rempah-rempah, bumbu, atau herba.

Cobek adalah mangkuk yang berbentuk cekung dan kuat, biasanya terbuat dari batu, kayu, atau bahan keramik yang tahan terhadap tekanan dan gesekan.

Sedangkan ulekan adalah alat masak penghancur yang berbentuk silinder atau batang, biasanya terbuat dari batu, kayu, atau logam.

Penggunaan cobek dan ulekan juga cukup mudah, Kamu hanya perlu meletakkan bahan makanan di dalam cobek dan menghancurkannya dengan ulekan dengan gerakan memutar dan menekan.

Dengan gesekan dan tekanan yang diberikan, bahan makanan dapat hancur dan halus, dari sini bahan makanan akan melepaskan aroma dan rasa yang khas.

Cobek dan Ulekan memiliki berbagai ukuran, mulai dari yang kecil untuk menghancurkan bumbu dalam jumlah kecil hingga yang besar untuk menghaluskan rempah-rempah dalam jumlah yang lebih banyak.

Bahan cobek dan ulekan yang terbuat dari batu atau kayu sering dipilih karena memiliki tekstur yang kasar, yang membantu mempermudah proses penghancuran.

Dengan menggunakan cobek dan ulekan, Kamu akan merasakan pengalaman yang lebih otentik dalam memasak, menghubungkan kita dengan tradisi dan warisan kuliner yang telah ada selama berabad-abad.

Penggunaan alat masak ini juga memungkinkan pengguna untuk menghancurkan atau menghaluskan bahan makanan secara perlahan, menghasilkan rasa dan aroma yang lebih kaya dibandingkan dengan menggunakan alat penggiling listrik.

9. Parut

Parut adalah alat dapur yang digunakan untuk memarut

Dapur Kamu belum lengkap jika tidak ada alat masak ini, Parut namanya.

Parut adalah alat masak yang digunakan untuk memarut atau mengiris bahan makanan menjadi serpihan atau potongan yang lebih kecil.

Parut terdiri dari permukaan dengan gigi-gigi kecil atau bilah tajam yang terbuat dari logam.

Permukaan ini digunakan untuk menggesek atau mengiris bahan makanan, seperti keju, sayuran, atau buah kelapa, menjadi serpihan atau potongan yang lebih halus.

Parut memiliki berbagai bentuk dan ukuran, masing-masing memiliki kegunaan yang berbeda.

Untuk Parut bergigi kecil sering digunakan untuk menghaluskan keju, rempah-rempah, atau bahan makanan lainnya menjadi serpihan halus.

Sedangkan Parut dengan bilah tajam sering digunakan untuk mengiris sayuran atau buah menjadi potongan yang lebih kasar atau halus.

Beberapa parut juga dilengkapi dengan wadah penampung di bagian bawahnya, yang memudahkan pengumpulan serpihan atau potongan yang telah diparut.

Keuntungan menggunakan parut adalah kemampuannya untuk menghasilkan tekstur yang berbeda pada bahan makanan.

Parut dengan gigi-gigi kecil dapat menghasilkan serpihan halus yang ideal untuk menghiasi atau mencampurkan keju pada hidangan.

Sedangkan arut dengan bilah tajam dapat menghasilkan irisan kasar atau halus pada sayuran atau buah, tergantung pada kebutuhan resep.

Parut juga memberikan fleksibilitas dalam memasak. Kita dapat dengan mudah mengganti permukaan parut yang sesuai dengan kebutuhan kita, sehingga menghasilkan tekstur yang berbeda pada berbagai bahan makanan.

10. Rice cooker

Rice cooker

Ingin menanak nasi dengan mudah dan praktis? Rice cooker jawabannya, apalagi untuk masyarakat jaman sekarang.

Rice cooker adalah alat masak elektronik yang dirancang khusus untuk memasak nasi dengan mudah dan efisien.

Alat masak ini terdiri dari dua bagian utama: bagian atas yang berfungsi sebagai wadah untuk menampung nasi dan bagian bawah yang berisi elemen pemanas dan pengatur suhu.

Rice cooker biasanya terbuat dari bahan tahan panas seperti logam atau plastik yang aman digunakan dalam proses memasak.

Penggunaan rice cooker sangat sederhana. Pertama, nasi dan air ditambahkan ke wadah di bagian atas. Kemudian, tutup rice cooker ditutup rapat dan dinyalakan.

Rice cooker akan memasak nasi secara otomatis dengan mengatur suhu dan waktu yang tepat.

Setelah nasi matang, rice cooker akan beralih ke mode “pemanas” untuk menjaga nasi tetap hangat dan lezat.

Keuntungan menggunakan rice cooker adalah kemudahan dan konsistensi dalam memasak nasi.

Rice cooker memiliki pengatur suhu yang cermat, sehingga nasi dapat dimasak dengan sempurna tanpa perlu pemantauan yang konstan.

Kelebihan lainnya, rice cooker juga dapat menjaga suhu nasi setelah matang, sehingga nasi tetap hangat dan segar untuk waktu yang lebih lama.

Di pasaran, rice cooker memiliki kapasitas yang bervariasi, memungkinkan pengguna untuk memasak jumlah nasi yang sesuai dengan kebutuhan.

Beberapa rice cooker juga dilengkapi dengan fitur tambahan seperti timer, fungsi penghangat, atau mode memasak nasi khusus seperti nasi pulen atau nasi basmati.

11. Alat Pengupas

Alat pengupas adalah peralatan dapur yang dirancang khusus untuk mengupas

Jika Kamu ingin mengupas berbagai jenis bahan makanan, seperti sayuran, buah, atau kacangAlat, kamu butuh alat pengupas.

Alat pengupas terdiri dari bilah tajam yang terbuat dari logam atau keramik yang ditempatkan pada pegangan yang nyaman untuk digenggam.

Bilah ini memiliki tepi yang runcing dan tajam untuk memotong kulit atau lapisan keras pada bahan makanan dengan presisi.

Pada beberapa jenis alat pengupas, bilah tajam ini memiliki desain melengkung atau miring untuk mengikuti bentuk bahan makanan yang akan dikupas.

Beberapa alat pengupas juga dilengkapi dengan pegangan anti-slip atau ergonomis yang memudahkan penggunaan dan menjaga keamanan saat mengupas bahan makanan.

Penggunaan alat pengupas cukup mudah. Pertama, bahan makanan yang akan dikupas ditempatkan di tangan atau diletakkan di permukaan datar.

Kemudian, alat pengupas digerakkan dengan tekanan yang cukup untuk memotong atau mengupas kulit atau lapisan luar bahan makanan.

Dengan gerakan yang tepat, kulit atau lapisan keras dapat diangkat dengan efisien, menghasilkan hasil yang bersih dan halus.

Alat pengupas merupakan peralatan dapur yang penting dan serbaguna.

Dengan alat pengupas yang baik, kita dapat dengan mudah mengupas berbagai jenis bahan makanan, seperti kentang, wortel, apel, atau kacang, dengan cepat dan hasil yang memuaskan.

12. Blender

Blender adalah alat dapur yang digunakan untuk menggiling, mencampur

Blender adalah alat masak dapur yang digunakan untuk menggiling, mencampur, atau menghaluskan bahan makanan menjadi tekstur yang lebih halus.

Alat masak ini terdiri dari wadah atau jar yang terbuat dari bahan yang tahan terhadap tekanan dan goresan, serta memiliki pisau tajam di bagian bawahnya.

Jar ini biasanya terbuat dari plastik atau kaca yang aman untuk digunakan dalam proses blending.

Blender juga memiliki tutup yang dapat dikunci dengan aman agar bahan makanan tidak tumpah saat proses blending.

Blender digunakan dengan cara meletakkan bahan makanan di dalam jar, menutupnya dengan rapat, dan menghidupkan blender.

Motor blender akan menggerakkan pisau di bagian bawah jar untuk menggiling, menghancurkan, atau mencampur bahan makanan secara cepat dan efisien.

Blender sering digunakan untuk membuat smoothie, saus, puree, atau adonan kue yang halus.

13. Mixer

alat masak dan fungsinya mixer

Berbeda dengan blender, mixer terdiri dari sebuah panggangan yang dilengkapi dengan pengaduk atau kait yang dapat berputar dengan kecepatan yang dapat diatur.

Pada umumnya mixer memiliki beberapa kecepatan yang dapat disesuaikan sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Pengguna dapat memilih kecepatan rendah untuk mencampur bahan secara perlahan atau kecepatan tinggi untuk mengocok bahan dengan cepat.

Mixer digunakan dengan cara memasukkan bahan makanan ke dalam mangkuk atau wadah yang sudah disediakan, memasang pengaduk, dan menghidupkan mixer.

Alat masak ini akan menggerakkan pengaduk dengan kecepatan yang dipilih, sehingga bahan makanan tercampur secara merata dan menghasilkan tekstur yang diinginkan.

Mixer sering digunakan untuk mengocok adonan kue, mengaduk adonan roti, atau mengocok telur dan krim.

Blender dapat menghaluskan bahan makanan menjadi tekstur yang halus, sementara mixer membantu mencampur dan mengaduk bahan makanan secara merata.

Keduanya memungkinkan proses memasak menjadi lebih efisien dan menghasilkan hasil yang konsisten.

14. Saringan

alat masak dan fungsinya saringan

Jika Kamu ingin memisahkan zat padat dari zat cair atau untuk menyaring partikel yang lebih besar dari suatu larutan, kamu butuh alat masak saringan.

Saringan terdiri dari anyaman yang terbuat dari bahan yang tahan terhadap cairan atau partikel yang akan disaring.

Anyaman ini biasanya terbuat dari logam, plastik, atau kain yang memiliki struktur berpori atau berlubang-lubang.

Saringan dapat berbentuk mangkuk, corong, atau cangkir dengan bagian bawah yang berlubang atau berpori.

Saringan digunakan dengan cara menempatkan saringan di atas wadah atau alat yang digunakan untuk menampung cairan atau partikel yang akan disaring.

Kemudian, cairan atau larutan yang akan disaring di tuangkan ke dalam saringan.

Cairan akan melewati pori-pori atau lubang-lubang saringan, sedangkan partikel yang lebih besar akan terperangkap di atas saringan.

Saringan memiliki berbagai ukuran dan tingkat kehalusan yang dapat disesuaikan sesuai dengan kebutuhan.

Selain itu, saringan juga memiliki berbagai bentuk dan desain yang berguna dalam berbagai aplikasi.

Misalnya, saringan kertas digunakan dalam proses penyaringan kopi atau teh, saringan kain digunakan dalam memisahkan ampas saat memasak, dan saringan logam digunakan dalam proses industri yang membutuhkan filtrasi yang lebih ketat.

15. Sendok Ukur

alat masak dan fungsinya sendok ukur

Sendok pengukur adalah peralatan dapur yang digunakan untuk mengukur volume bahan makanan dalam jumlah tertentu.

Alat masak ini biasanya terbuat dari logam atau plastik, sendok pengukur memiliki bentuk yang khas dengan pegangan yang panjang dan bagian yang lebih lebar di ujungnya.

Bagian sendok ini dirancang dengan ukuran yang telah ditentukan, seperti sendok teh, sendok makan, atau sendok sayur.

Sendok pengukur seringkali memiliki ukuran yang tercetak pada bagian pegangan atau bagian belakangnya.

Ukuran yang umum digunakan termasuk sendok teh (sekitar 5 ml), sendok makan (sekitar 15 ml), sendok sayur (sekitar 10 ml), dan sebagainya.

Setiap ukuran sendok pengukur memiliki volume yang tetap dan biasanya digunakan dalam memasak atau mengikuti resep yang memerlukan pengukuran yang presisi.

Keuntungan menggunakan sendok pengukur adalah kemampuannya untuk mengukur volume bahan makanan secara akurat dan konsisten.

Dengan menggunakan sendok pengukur, pengguna dapat memastikan bahwa jumlah bahan yang ditambahkan sesuai dengan resep yang diikuti.

Hal ini penting dalam memasak atau baking, di mana proporsi bahan yang tepat dapat mempengaruhi hasil akhir dari hidangan atau kue.

Selain itu, sendok pengukur juga dapat digunakan untuk mengukur berbagai jenis bahan makanan seperti tepung, gula, minyak, susu, rempah-rempah, dan lain sebagainya.

Sendok pengukur memudahkan pengguna dalam mengambil bahan dengan presisi, mengurangi kesalahan dalam pengukuran, dan memastikan konsistensi dalam hasil masakan.

16. Gelas Ukur

alat masak dan fungsinya gelas ukur

Salah satu alat masak yang juga harus kamu miliki adalah gelas ukur, yaitu peralatan dapur yang digunakan untuk mengukur volume bahan cair atau bahan kering dalam jumlah tertentu.

Gelas ukur biasanya terbuat dari bahan transparan seperti kaca atau plastik yang memiliki skala pengukuran yang jelas dan terbaca.

Alat masak ini memiliki bentuk silinder dengan pegangan yang nyaman di salah satu sisinya.

Skala pengukuran tercetak pada sisi luar gelas ukur, dan sering kali mencakup satuan volume seperti mililiter (ml), ons (oz), atau cangkir (cup).

Hal ini memungkinkan pengguna untuk dengan mudah melihat dan mengukur jumlah yang tepat dari bahan yang akan digunakan dalam resep atau kebutuhan lainnya.

Gelas ukur sering digunakan dalam proses memasak dan membuat adonan untuk mengukur jumlah yang tepat dari bahan-bahan seperti air, susu, minyak, tepung, gula, dan lainnya.

Skala pengukuran yang tercetak pada gelas ukur memudahkan pengguna dalam mengukur jumlah yang presisi, sehingga memastikan keberhasilan dalam mengikuti resep dan mendapatkan hasil yang konsisten.

17. Penjepit

alat masak dan fungsinya penjepit

Alat masak ini digunakan untuk menggenggam atau menjepit makanan agar tidak tergelincir atau terjatuh saat dipindahkan atau diangkat.

Penjepit umumnya terbuat dari bahan yang tahan panas seperti stainless steel atau plastik yang kuat dan tahan lama.

Penjepit memiliki desain yang ergonomis dengan pegangan yang nyaman di satu ujungnya dan mekanisme pengunci atau pegangan yang dapat dibuka dan ditutup di ujung lainnya.

Mekanisme pengunci atau pegangan ini memungkinkan pengguna untuk membuka atau menutup penjepit dengan mudah, serta mengatur tingkat kekuatan jepitan sesuai kebutuhan.

Saat memasak, penjepit sering digunakan untuk membalik atau memindahkan makanan yang sedang dipanggang, menggoreng, atau dipanggang di atas panggangan.

Penjepit juga sangat berguna saat mengaduk makanan panas atau saat memotong daging panggang.

Dengan penjepit, pengguna dapat mengendalikan makanan dengan aman tanpa harus menyentuhnya langsung, sehingga mengurangi risiko terbakar atau terluka.

18. Rak piring

fungsinya rak piring

Rak piring adalah perangkat yang digunakan untuk menyimpan dan mengorganisir piring, mangkuk, dan peralatan makan lainnya dengan rapi.

Alat masak ini pada umumnya terbuat dari bahan yang tahan lama seperti logam, plastik, atau kayu.

Rak piring memiliki desain yang terdiri dari beberapa lapisan atau tingkat horizontal dengan slot atau tempat yang diperuntukkan bagi setiap piring.

Beberapa Rak piring biasanya dilengkapi dengan pegangan atau penyangga yang kuat di sisi-sisinya, sehingga memungkinkan rak tersebut untuk berdiri dengan stabil.

Pegangan ini juga mempermudah pengguna dalam memindahkan atau mengangkat rak piring jika diperlukan.

Beberapa rak piring juga dilengkapi dengan tempat untuk menyimpan sendok, garpu, dan pisau sehingga seluruh peralatan makan dapat tersimpan dengan rapi dalam satu tempat.

Rak piring sangat membantu dalam menjaga dapur tetap teratur dan rapi.

Dengan menggunakan rak piring, piring-piring dapat disusun secara vertikal atau horisontal, sehingga mengoptimalkan ruang penyimpanan dan memudahkan pengguna dalam menjangkau piring yang diinginkan.

Selain itu, rak piring juga membantu menjaga kebersihan piring dengan memberikan ventilasi yang baik sehingga piring cepat kering setelah dicuci.

Dalam rumah tangga atau dapur yang sibuk, rak piring menjadi perangkat yang penting untuk menyimpan dan mengorganisir peralatan makan.

Rak piring membantu menjaga kebersihan, merapikan, dan memudahkan akses terhadap piring dan mangkuk, sehingga mempermudah dalam mempersiapkan dan menyajikan makanan dengan lebih efisien.

Baca Juga : Peralatan Rumah Tangga untuk Hunian Baru yang Wajib Kamu Miliki

Tentang Penulis: Anna Subekti

Gambar Gravatar
Ibu rumah tangga yang suka berbagi cerita tentang kehidupan rumah tangganya, suka curhat tentang anak-anak, suami dan kehidupan sehari-hari.

No More Posts Available.

No more pages to load.