Ibu dan Buah Hati

Ini Pentingnya Beras Merah untuk MPASI Sikecil

Beras-Merah

Makanan Pendamping ASI (MPASI) seperti beras merah sangat penting dalam mempengaruhi tumbuh kembang sikecil.

MPASI sebagai sumber nutrisi merupakan faktor utama dalam melengkapi kecukupan gizi bayi.

Pilihan makanan untuk bayi sangat penting karena berpengaruh langsung pada perkembangan dan kecerdasan bayi.

Nutrisi yang bervariasi dapat mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan bayi.

Selain itu juga menunjang kesehatan bayi. Jadi, perhatikan setiap menu yang akan dikonsumsi sikecil ya, ma!

Tepung Beras Merah untuk Bayi

Tepung Beras untuk Bayi

Kali ini kami akan mengulas manfaat beras merah sebagai MPASI.

Jenis beras ini merupakan menu yang sering menjadi pilihan karena mengandung berbagai zat yang penting nutrisi bayi.

Baca juga : Panduan Metode Baby Led Weaning dalam MPASI

Manfaat untuk MPASI

Beras merah memiliki banyak manfaat ketimbang beras putih.

Beras ini mengandung vitamin B1, B12 dan B6 yang sangat baik untuk bayi.

Kandungan ini bisa membantu proses perkembangan dan pembentukan energi dalam sel tubuh bayi.

Tak hanya itu, kulit ari dalam beras ini mengandung zat yang sangat baik untuk mendukung perkembangn otak bayi.

Beras ini juga mengandung mineral tinggi yang sangat bermanfaat untuk memenuhi asupan kebutuhan nutrisi bayi.

Kandungan ini sangat penting untuk menunjang pertumbuhan gigi, tulang, rambut dan otot bayi.

Selain itu, kandungan seratnya sangat penting untuk pencernaan bayi.

Beras merah juga mengandung zat besi yang sangat dibutuhkan bayi.

Beras yang berwarna merah juga mengandung zat tamin yang sangat baik untuk perkembangan jaringan saraf dan jantung bayi.

Kandungan fosfor dalam beras dapat mendukung perkembangan sistem saraf rangka bayi.

Konsumsi beras merah dapat membuat pola tidur bayi lebih teratur dan cukup karena beras ini mengandng zat tepung yang mampu meningkatkan serotonin dalam jaringan otak bayi.

Serotonin memiliki peran yang sangat penting untuk mengatur rasa kantuk pada bayi.

Bahkan, kandungan gula yang terdapat di dalamnya bisa membuat bayi kenyanglebih lama sehingga bati tidak terbangun di malam hari karena lapar.

Baca juga : Panduan MPASI tanpa Gula dan Garam bagi Bayi

Nah, untuk memudahkan mama memahami manfaat beras berah, berikut kami sajikan dalam bentuk kolom.

Manfaat Beras Merah untuk MPASI

Manfaatnya untuk MPASI

Nah, seteah mengetahui manfaat beras merah bagi bayi, ada baiknya mama memiliki persediaan tepung beras  di rumah.

Persediaan tepung beras dapat memudahkan mama dalam memberikan menu MPASI untuk bayi.

Cara Membuat Tepung Beras Merah yang Benar:

  1. Rendam beras di dalam air selama 24 jam sampai kulitnya pecah. Beras yang kulitnya pecah mengandung seng, zat besi dan kalsium yang mudah diserap tubuh bayi.
  2. Cuci beras. Tiriskan.
  3. Gunakan dry mill atau ulekan untuk menghaluskan.
  4. Saring hasil tumbukan dengan saringan plastik. Pastikan tepung benar-benar lembut. Hasil yang masih kasar bisa anda tumbuk lagi.
  5. Agar bisa Anda simpan lebih lama, sangrai ayakan tepung yang sudah lembut. Simpan dalam tempat yang tertutup. Bisa juga Anda simpan dalam kulkas. Tepung beras yang sudah disangrai bisa bertahan 1-2 bulan. Jangan lupa menempelkan tanggal pembuatan tepung agar mama tidak lupa.

Baca juga : Ini Jenis MPASI yang Bernutrisi dan Bergizi Tinggi untuk Bayi

Resep MPASI

1. Beras Merah Tempe

Bahan :

  • 35 gram tepung beras
  • 100 ml kaldu ayam
  • 50 gram tempe yang sudah di kukus dengan potongan kotak-kotak

Cara membuat :

  • Air kaldu yang sudah matang kemudian dapat Anda campur dengan tepung beras
  • Campurkan dengan potongan tempe kemudian masak hingga matang
  • Sajikan dalam keadaan hangat

2. Bubur Beras Merah Saus Labu Kuning

Bahan 1:

  • 1 sdm Tepung Beras Wangi
  • ½ sdm Tepung Kacang Merah
  • 250 ml air

Bahan2:

  • Kukus 50 gr labu kuning
  • 75 ml air/susu

Cara membuat:

  • Masukkan bahan 1 ke dalam panci, aduk rata, jerang di atas api kecil, aduk sampai mendidih, matang lalu angkat (lk 10-15 menit)
  • Blender bahan 2 untuk sausnya
  • Sajikan bubur dengan sausnya

Baca juga : Bolehkah Memberi Santan Untuk MPASI Bayi?

7 Comments

7 Comments

  1. erna hadianti

    28 Januari 2017 at 11:05

    klau dari rasa tepung beras merah sudah menjadi mpasi buatan sendiri seperti kesat d lidah itu biasa atau engga ya

  2. Admin

    5 April 2016 at 15:52

    Kalau memang nggak mau dibikin tepung, nggak usah disangrai bun. Cukup simpan seperti beras biasa. Alternatifnya, tetap masak dari beras merah aja. Rendam sulu selama 24 jam biar empuk. Tiriskan. Masak seperti bubur biasa. Kalau butuh tektur yang lebih lembut (misalnya untuk usia 6bulan+), baru diblender.

  3. tanty

    5 April 2016 at 14:38

    Kalau sangrainya sebelum dihaluskan bisa gak bun, makasih

  4. Admin

    5 April 2016 at 08:19

    Maaf bun, saya belum pernah coba kalau blender beras merah sebelum dimasak. Kalau emang bisa nggak masalah. Tapi, kalau nggak bisa bunda bisa pake ulekan atau cobek buat halusin beras merahnya. Rendam beras merahnya dulu bun, selama 24 jam. Kalau sudah tiriskan, tunggu sampai kering. Baru haluskan dengan ulekan/cobek. Jangan lupa disaring. Kalau udah disangrai sampai tepung beras merah benar-benar kering. Tujuan sangrai biar tepung bisa disimpan lebih lama aja bun 🙂

  5. Fiechan

    1 April 2016 at 06:59

    sebelum bun, soalnya ga punya dry mill..
    setelah dicuci itu ditiriskannya sampe bener2 kering ya bun, baru dihaluskan?
    dan disangrainya kurang lebih berapa lama bun?
    makasih sebelumnya ya 🙂

  6. Admin

    1 April 2016 at 06:00

    Maksudnya diblender sebelum dimasak atau atau setelah dimasak bun? Boleh bun

  7. Fiechan

    31 Maret 2016 at 17:14

    bun, beras merahnya kalau diblender boleh?

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top