Cara Memperbanyak Produksi ASI

oleh
ibu menyusui produksi asi

Nah, kali ini akan kita bahas bagaimana cara memperbanyak produksi ASI. Tentu banyak cara yang bisa diusahakan agar sikecil tak kekurangan cairan dan nutrisi.

Hamil, melahirkan dan menyusui merupakan pengalaman yang penuh keajaiban.

Kebahagiaan-kebagiaan kecil senantiasa dikirim Tuhan untuk ibu yang tak pernah letih merawat dan menjaga si kecil.

Banyak kerikil kecil yang mungkin sedkit mengganggu ibu ketika menjalani proses kehamilan, melahirkan maupun menyusui.

Ketika hamil ibu mengalami perubahan fisik dan hormon yang cukup drastis.

Pada saat melahirkan ibu harus mempertaruhkan nyawanya untuk memperjuangkan kehidupan baru bagi si kecil.

Begitu pula saat menyusuipun banyak hal yang dialami ibu, dari puting yang terlalu kecil, produksi ASI sedikit hingga masalah fisik yang mungkin kelelahan karena harus menjaga si kecil selama 24 jam penuh.

Mengapa ASI sulit keluar?

Sebelum kita membahas cara memperbanyak ASI, ada baiknya kita bahas dahulu mengapa ASI sulit keluar.

  • Bila dalam waktu 3 hari pasca melahirkan ASI ibu masih belum keluar, ibu tak perlu khawatir, tak perlu memberikan si kecil susu formula.

Hal itu wajar terjadi karena dalam waktu 3 hari biasanya produksi ASI masih sangat sedikit, sesuai dengan kebutuhan bayi.

Selain itu, bayi yang baru lahir masih menyimpan lemak baik yang menempel di kulit.

Lemak ini akan meresap kedalam tubuh dan menjaga bayi tetap bertahan hidup tanpa ASI, maka dalam 3 hari kehidupan pertama bayi ada baiknya bayi tak perlu mandi dengan air sabun.

  • Pada prinsipnya, ASI diproduksi berdasar permintaan.

Bila si kecil menyusu banyak, tentunya produksi akan sesuai dengan kebutuhan si kecil.

Tapi, ini juga harus diimbangi asupan gizi ibu. Gizi ibu yang kurang dapat berakibat produksi ASI keluar sedikit.

  • Kesehatan ibu juga berpengaruh pada produksi air susu.

Faktor hormonal ibu yang sedang sakit tidak mampu bekerja secara optimal untuk memproduksi ASI, maka ibu perlu menjaga kesehatan agar si kecil juga senantiasa sehat.

  • Faktor emosi juga berpengaruh penting dalam produksi ASI.

Ibu dalam keadaan stres, sedik, cemas, kesal, marah atau takut berpengaruh pada gangguan hormon oksitosin.

  • Kelelahan dan terlalu banyak pikiran keluar juga memperngaruhi produksi ASI.

Bagaimana Cara memperbanyak produksi ASI?

  1. Seperti yang telah kita bahas diaatas, produksi ASi berdasarkan pada permintaan, semakin banyaak bayi menusu maka produksi akan semakin banyak. Maka, susui bayi sesering mungkin. Menyusui sendiri merupakan tips yang paling alamiah untuk meningkatkan produksi air susu. Anda juga dapat memerah ASI agar produksi semakin banyak.
  2. Jangan memberikan ASI pada satu payudara saja. Berikan ASi pada kedua payudara secara bergantian. Tapi, perlu anda ingat susui pada satu payudara sampai habis baru berpindah ke payudara lain. Hal ini sangat penting agar semua nutrisi yang dibutuhkan bayi, yakni foremilk dan hindmilk dapat terserap. Foremilk merupakan ASI yang keluar awal, baik untuk perkembangan otak. Sedang hindmilk keluar ketika air susu hampir habis, baik untuk perkembangan fisik bayi.
  3. Beri pijatan ruti pada payudara. Pijatan akan merangsang produksi ASI. Pijat payudara dari bagian pangkal, tekan dinding dada dengan kedua jari anda. Lakukan gerakan melingkar pada payudara selama beberapa waktu. Berikan pijatan dengan memutar atau radial menuju bagian puting, kemudian kepalkan tangan untuk memberikan tekanan pada masing-masing jari.
  4. Suasana hati ibu harus selalu tenang dan rileks. Selain membuat bayi juga ikut merasa tenang, produksi ASi juga bisa diproduksi dengan lancar.
  5. Banyak konsumsi cairan, seperti air putih, jus atau susu.
  6. Hindari mengkonsumsi makanan berkafein atau rokok.
  7. Jangan mencemaskan ASi sedikit, semakin cemas semakin sedikit produksi ASI. Jangan tergoda dengan susu formula. Pemberian susu formula justru akan menghambat produksi air susu. Si kecil akan malas menyusu pada payudara karena lebih mudah menggunakan dot. Pemberian susu formula juga dapat menyebabkan bingung puting, dimana bayi menolak puting tapi lebih memilih dot.

Baca Juga : Panduan Metode Baby Led Weaning dalam MPASI

Dengan cara memperbanyak produksi ASI. Kuncinya tenang dan susui sesering mungkin. Semoga bermanfaat ya bu :-*

Tentang Penulis: Anna Subekti

Gambar Gravatar
Ibu rumah tangga yang suka berbagi cerita tentang kehidupan rumah tangganya, suka curhat tentang anak-anak, suami dan kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.