10 Program Pokok PKK dan Penjelasannya

oleh

10 Program Pokok PKK adalah program pemberdayaan masyarakat di Indonesia untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Ini terdiri dari:

1. Program Pokok PKK: Penghayatan dan Pengamalan Pancasila

Program Pokok PKK - Penghayatan dan Pengamalan Pancasila

a. Pembinaan Karakter Keluarga

Ini adalah upaya untuk membentuk dan memperkuat nilai-nilai, sikap, dan perilaku yang positif dalam lingkungan keluarga.

Hal tersebut mencakup nilai-nilai seperti kejujuran, empati, tanggung jawab, saling menghargai, dan saling mendukung.

Melalui pembinaan karakter keluarga, anggota keluarga akan menjadi individu yang berkualitas, memiliki integritas, dan berkontribusi positif dalam masyarakat.

Baca juga: Tips Mendidik Anak dengan Pekerjaan Rumah Tangga

b. Pembinaan Karakter Anak Sejak Dini

Pembinaan karakter anak sejak dini adalah pendekatan dalam mendidik dan membimbing anak-anak untuk mengembangkan karakter yang baik sejak usia dini.

Ini mencakup pemberian contoh yang baik, mendukung penanaman nilai-nilai moral, serta membimbing anak dalam mengembangkan empati dan keterampilan sosial.

Pembinaan karakter anak sejak dini berperan penting dalam membentuk kepribadian yang positif dan mempersiapkan generasi muda untuk menjadi warga negara yang bertanggung jawab.

c. Pencegahan Perkawinan Dini Anak Perempuan

Pencegahan perkawinan dini anak perempuan adalah upaya untuk mencegah dan menghentikan praktik perkawinan pada usia yang sangat muda, yang dapat mengakibatkan dampak negatif pada kesehatan fisik, emosional, dan pendidikan anak perempuan.

Program ini berfokus pada edukasi tentang hak-hak anak, kesadaran akan bahayanya, serta pembangunan kesadaran dan partisipasi masyarakat untuk menghormati dan melindungi hak anak.

d. Mengoptimalkan Peran Orang Tua dalam Menerapkan Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI)

PAAREDI adalah program yang bertujuan untuk memberdayakan orang tua dalam membimbing anak dan remaja dalam menggunakan teknologi digital dengan bijaksana.

Ini meliputi pendekatan dalam mengawasi dan mengatur akses anak terhadap internet, mengajarkan etika dan keselamatan digital, serta membangun komunikasi terbuka antara orang tua dan anak terkait penggunaan teknologi.

Baca jug: Bahaya Gadget Untuk Anak, Ini Cara Mengatasinya

e. Keluarga Indonesia Sadar Hukum, Khususnya Administrasi Kependudukan

Program ini berfokus pada upaya meningkatkan pemahaman dan kesadaran anggota keluarga tentang hukum dan administrasi kependudukan.

Hal ini mencakup pentingnya memiliki identitas resmi, pentingnya melapor dan mendata keluarga ke lembaga yang berwenang, serta memahami hak dan kewajiban dalam lingkup hukum dan administrasi kependudukan.

f. Pembinaan Kesadaran Bela Negara

Pembinaan kesadaran bela negara adalah upaya untuk mengajarkan dan menginternalisasi nilai-nilai cinta tanah air, semangat patriotisme, dan kesiapan untuk berkontribusi dalam mempertahankan kedaulatan negara.

Program ini mencakup pendidikan tentang sejarah dan budaya bangsa, serta partisipasi aktif dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

g. Pengembangan Kota Layak dan Ramah Anak

Program ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan kota yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak dengan nyaman, aman, dan sesuai dengan kebutuhan mereka.

Ini melibatkan pembangunan infrastruktur yang ramah anak, akses terhadap pendidikan, rekreasi, dan fasilitas kesehatan, serta peningkatan kesadaran masyarakat tentang hak-hak anak.

2. Program Pokok PKK: Gotong Royong

Program Pokok PKK - Gotong Royong

a. Menumbuhkan Sikap Kesetiakawanan Sosial

Menumbuhkan sikap kesetiakawanan sosial adalah upaya untuk mendorong masyarakat agar saling peduli dan membantu satu sama lain. Ini mencakup rasa empati, gotong royong, dan berbagi yang tulus dalam membantu mereka yang membutuhkan.

Dengan memiliki sikap kesetiakawanan sosial, masyarakat akan lebih solidaritas dan saling mendukung dalam menghadapi berbagai tantangan sosial dan bencana alam.

b. Pemberdayaan Lansia

Pemberdayaan lansia adalah rangkaian program dan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian para lansia.

Ini melibatkan pemberian dukungan sosial, akses terhadap layanan kesehatan, pendidikan, dan kegiatan sosial, serta membangkitkan peran aktif mereka dalam masyarakat.

Pemberdayaan lansia bertujuan untuk menghargai kontribusi mereka, melawan diskriminasi, dan menciptakan lingkungan yang ramah lansia.

c. Pemberdayaan Penyandang Disabilitas

Pemberdayaan penyandang disabilitas adalah upaya untuk memberikan kesempatan, akses, dan dukungan bagi orang dengan disabilitas agar dapat berpartisipasi secara penuh dalam kehidupan masyarakat.

Ini mencakup aksesibilitas fisik dan informasi, pelatihan keterampilan, serta dukungan sosial dan psikologis.

Pemberdayaan ini bertujuan untuk menghilangkan stigma dan diskriminasi terhadap penyandang disabilitas dan memastikan hak-hak mereka dihormati.

d. Partisipasi dalam Kegiatan Bakti Sosial di Masyarakat

Partisipasi dalam kegiatan bakti sosial di masyarakat adalah ajakan bagi masyarakat untuk berperan serta aktif dalam memberikan kontribusi positif untuk kesejahteraan dan kebaikan bersama.

Kegiatan bakti sosial ini dapat berupa penggalangan dana untuk membantu mereka yang membutuhkan, aksi sosial untuk membersihkan lingkungan, atau partisipasi dalam program-program kemanusiaan.

Dengan partisipasi aktif dalam kegiatan bakti sosial, masyarakat akan merasa lebih terikat satu sama lain dan memberikan dampak positif bagi lingkungannya.

e. Pencegahan Kekerasan S3ksual pada Anak dan Perempuan

Pencegahan kekerasan seksual pada anak dan perempuan adalah serangkaian upaya untuk mengidentifikasi, mencegah, dan mengatasi kekerasan s3ksual yang dialami oleh anak-anak dan perempuan.

Ini mencakup edukasi mengenai hak-hak mereka, kampanye kesadaran, layanan perlindungan dan rehabilitasi, serta penegakan hukum terhadap pelaku kekerasan s3ksual.

Tujuannya adalah untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari kekerasan s3ksual bagi anak dan perempuan.

f. Pencegahan Praktik Human Trafficking

Pencegahan praktik human trafficking adalah upaya untuk mencegah perdagangan manusia yang melibatkan eksploitasi dan penindasan korban.

Ini meliputi kampanye kesadaran, pendidikan tentang risiko human trafficking, penguatan sistem penegakan hukum, dan layanan rehabilitasi bagi korban.

Dengan pencegahan human trafficking, masyarakat diharapkan lebih peka terhadap bahaya tersebut dan mengambil langkah-langkah untuk melindungi masyarakat, terutama kelompok yang rentan.

g. Pembinaan Keluarga Indonesia Bebas Narkoba

Pembinaan keluarga Indonesia bebas narkoba adalah rangkaian program dan kegiatan untuk mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkoba dalam keluarga.

Ini melibatkan edukasi mengenai bahaya narkoba, penguatan peran orang tua dalam membimbing anak-anak, serta pelayanan rehabilitasi bagi anggota keluarga yang terjerat narkoba.

Pembinaan keluarga ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan keluarga yang sehat, aman, dan bebas dari narkoba, sehingga generasi muda dapat tumbuh dan berkembang tanpa ketergantungan pada narkoba.

3. Program Pokok PKK: Pangan

Program Pokok PKK Pokja III - Bidang Penguatan Ketahanan Keluarga.

a. Menggerakkan Keluarga dalam Pemenuhan Kebutuhan Pangan Melalui Program AKU HATINYA PKK

Program AKU HATINYA PKK adalah upaya untuk menggerakkan keluarga dalam aktif berperan serta dalam pemenuhan kebutuhan pangan yang berkualitas dan mencukupi.

Melalui program ini, PKK mengajak keluarga untuk lebih peduli terhadap pemilihan dan persiapan makanan, serta mengenali pentingnya gizi seimbang bagi kesehatan anggota keluarga.

Dengan menggerakkan keluarga, diharapkan akan tercipta pola makan yang lebih baik dan pangan yang cukup untuk semua anggota keluarga.

b. Menggerakkan Keluarga dalam Percepatan Keanekaragaman Konsumsi Pangan

Program ini bertujuan untuk mengajak keluarga untuk mengembangkan keanekaragaman dalam konsumsi pangan.

Hal ini melibatkan penyediaan beragam jenis makanan yang mengandung gizi seimbang, seperti sayuran, buah-buahan, biji-bijian, protein hewani dan nabati, serta produk olahan yang bergizi.

Dengan menggerakkan keluarga untuk lebih beragam dalam memilih makanan, diharapkan akan terpenuhi berbagai kebutuhan gizi yang diperlukan oleh anggota keluarga.

c. Gerakan Produksi dan Konsumsi Protein Hewani

Program ini mendorong keluarga untuk memahami dan meningkatkan produksi dan konsumsi protein hewani yang bergizi, seperti daging, ikan, telur, dan produk susu.

Selain memperkuat sumber protein dalam diet keluarga, program ini juga berfokus pada upaya produksi protein hewani secara berkelanjutan, seperti usaha peternakan atau perikanan yang ramah lingkungan.

d. Sosialisasi dalam Pemenuhan Kebutuhan Pangan Keluarga

Sosialisasi ini merupakan kampanye yang bertujuan untuk menyampaikan informasi dan edukasi tentang pentingnya pemenuhan kebutuhan pangan bagi keluarga.

Dalam sosialisasi ini, PKK mengedukasi tentang cara memilih, menyimpan, dan mengolah bahan pangan dengan benar agar tetap bergizi dan aman untuk dikonsumsi.

Selain itu, keluarga juga diberi informasi mengenai berbagai sumber pangan yang terjangkau dan bermanfaat bagi kesehatan.

e. Mendorong Tumbuhnya Kesadaran Masyarakat untuk Mengkonsumsi Makanan yang Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama keluarga, tentang pentingnya mengkonsumsi makanan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman.

Melalui penyuluhan, kampanye, dan pendekatan partisipatif, masyarakat diajak untuk memahami dampak positif dari konsumsi makanan yang sehat dan beragam bagi kesehatan dan kualitas hidup mereka.

Baca juga: Panduan Gizi Seimbang untuk Keluarga Indonesia

f. Mendukung dan Berperan Serta dalam Kegiatan Penyediaan Makanan

Program ini melibatkan partisipasi aktif keluarga dalam kegiatan penyediaan makanan, seperti mengembangkan kebun sayur atau kebun ternak di rumah, memanfaatkan lahan pekarangan, atau mengambil peran dalam usaha mikro yang berhubungan dengan produksi makanan.

Dengan mendukung dan berperan serta dalam kegiatan penyediaan makanan, diharapkan keluarga dapat memiliki akses yang lebih baik terhadap pangan yang berkualitas, bergizi, dan aman untuk dikonsumsi.

4. Program Pokok PKK: Sandang

Program Pokok PKK - Membudayakan Perilaku Berbusana Sesuai Moral Budaya

a. Membudayakan Perilaku Berbusana Sesuai Moral Budaya Indonesia

Program ini bertujuan untuk mengajak masyarakat, terutama generasi muda, untuk membudayakan perilaku berbusana sesuai dengan nilai-nilai moral dan budaya Indonesia.

Hal ini mencakup pengenalan dan pemahaman terhadap pakaian yang sopan, sesuai norma agama dan adat istiadat, serta menjaga kesopanan dalam berbusana.

Dengan membudayakan perilaku berbusana yang sesuai dengan moral budaya Indonesia, diharapkan akan tercipta lingkungan yang lebih menghargai nilai-nilai tradisional dan etika berpakaian.

b. Memasyarakatkan Pakaian Adat pada Acara Tertentu dan Sandang/Kain Khas Daerah

Program ini mengajak masyarakat untuk memasyarakatkan pemakaian pakaian adat pada acara-acara tertentu dan memperkenalkan sandang/kain khas daerah sebagai identitas budaya lokal.

Dalam acara-acara tradisional atau upacara adat, penggunaan pakaian adat akan lebih dipromosikan sebagai bentuk melestarikan warisan budaya dan menjaga identitas lokal.

Selain itu, pemanfaatan sandang/kain khas daerah dalam kehidupan sehari-hari juga diupayakan untuk menghargai dan memperkenalkan kekayaan budaya setempat kepada masyarakat luas.

c. Pengembangan Pendampingan kepada Usaha Busana dan Sandang Lokal Khas Daerah

Program ini mendukung dan memberikan pendampingan kepada usaha busana dan sandang lokal yang khas daerah agar dapat berkembang dan bersaing secara berkelanjutan.

Pendampingan dapat berupa pelatihan, pendampingan teknis, akses pasar, dan bantuan modal.

Dengan pengembangan usaha busana dan sandang lokal yang khas daerah, diharapkan akan tercipta kemandirian ekonomi bagi masyarakat setempat dan keberlanjutan keberadaan warisan budaya tradisional.

5. Program Pokok PKK: Perumahan dan Tata Laksana Rumah Tangga

Program Pokok PKK - Perumahan dan Tata Laksana Rumah Tangga

a. Memasyarakatkan Pemanfaatan Sumberdaya Energi dan Teknologi Tepat Guna

Program ini bertujuan untuk mengajak masyarakat untuk memanfaatkan sumberdaya energi secara efisien dan teknologi tepat guna dalam kehidupan sehari-hari.

Hal ini mencakup pengenalan dan sosialisasi tentang penggunaan energi terbarukan, hemat energi, dan teknologi yang ramah lingkungan, seperti lampu LED, peralatan hemat energi, sistem energi surya, dan lainnya.

Dengan memasyarakatkan pemanfaatan sumberdaya energi dan teknologi tepat guna, diharapkan akan tercipta lingkungan yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.

b. Sosialisasi Rumah Sehat Layak Huni

Program ini berfokus pada sosialisasi tentang pentingnya memiliki rumah sehat yang layak huni bagi kesejahteraan dan kesehatan keluarga.

Sosialisasi melibatkan informasi tentang sanitasi yang baik, pengelolaan limbah, sirkulasi udara, pencahayaan yang memadai, serta penanganan kelembaban dalam rumah.

Dengan sosialisasi tentang rumah sehat layak huni, diharapkan masyarakat akan lebih peka terhadap pentingnya menciptakan lingkungan rumah yang sehat dan nyaman untuk keluarga.

c. Sosialisasi Permukiman Tanpa Kumuh

Program ini bertujuan untuk menyosialisasikan pentingnya pembenahan dan pengembangan permukiman yang bebas dari kumuh.

Sosialisasi meliputi kampanye tentang kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah, akses sanitasi yang layak, dan pemberdayaan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Dengan memasyarakatkan permukiman tanpa kumuh, diharapkan akan tercipta lingkungan permukiman yang sehat, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

d. Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan tentang Tatalaksana Rumah Tangga dalam Harmonisasi Kehidupan Keluarga

Program ini berfokus pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan anggota keluarga dalam mengelola tatalaksana rumah tangga secara efektif dan harmonis.

Hal ini mencakup manajemen keuangan keluarga, pemanfaatan sumberdaya dengan bijaksana, pengelolaan waktu, serta cara berkomunikasi dan bekerja sama dalam keluarga.

Dengan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tentang tatalaksana rumah tangga, diharapkan akan tercipta keluarga yang sejahtera dan harmonis dalam menghadapi berbagai aspek kehidupan.

6. Program Pokok PKK: Pendidikan dan Ketrampilan

Program Pokok PKK - Pendidikan dan Ketrampilan

a. Mendorong Gerakan Wajib Membaca Minimal 30 Menit

Program ini bertujuan untuk mendorong masyarakat agar membiasakan diri membaca minimal 30 menit setiap harinya.

Gerakan ini akan memberikan manfaat besar dalam meningkatkan minat baca, pengetahuan, dan kemampuan berbahasa bagi masyarakat.

Dengan membaca secara rutin, diharapkan akan tercipta masyarakat yang lebih cerdas, kritis, dan memiliki wawasan yang luas.

Baca juga: Cara Mengajarkan Gemar Membaca pada Anak

b. Meningkatkan Capaian Wajib Belajar Dua Belas Tahun

Program ini berfokus pada peningkatan capaian wajib belajar 12 tahun untuk semua anak di Indonesia.

Dengan meningkatkan akses dan kualitas pendidikan, termasuk pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah, diharapkan akan tercipta generasi yang terdidik dan siap menghadapi tantangan masa depan.

c. Meningkatkan Keterampilan dan Pendidikan Keluarga sebagai Alternatif Ekstrakurikuler

Program ini menawarkan keterampilan dan pendidikan keluarga sebagai alternatif dalam kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.

Masyarakat akan diajak untuk mempelajari keterampilan dalam bidang parenting, pengelolaan keuangan keluarga, atau cara meningkatkan komunikasi keluarga.

Hal ini akan memberikan manfaat jangka panjang bagi keluarga dalam meningkatkan kualitas kehidupan sehari-hari.

e. Meningkatkan Ketrampilan dalam Pengelolaan Ekonomi Keluarga

Program ini fokus pada pendidikan dan pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan ketrampilan anggota keluarga dalam mengelola keuangan dan ekonomi keluarga secara bijaksana.

Hal ini mencakup pengelolaan anggaran, investasi, dan perencanaan keuangan jangka panjang.

Dengan meningkatkan keterampilan dalam pengelolaan ekonomi keluarga, diharapkan anggota keluarga dapat mencapai kemandirian ekonomi dan kesejahteraan yang lebih baik.

f. Meningkatkan Kapasitas Tutor Kelompok Belajar Paket A, Paket B, dan Paket C Melalui Kerjasama dengan Instansi Terkait

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas tutor yang terlibat dalam kelompok belajar paket A, B, dan C.

Dengan melibatkan instansi terkait, seperti Dinas Pendidikan, lembaga non-pemerintah, atau lembaga pendidikan lainnya, tutor akan mendapatkan pelatihan dan pendampingan yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bagi peserta didik di luar jalur formal.

g. Meningkatkan Kapasitas Pelatih dan Kader PKK dengan Menggunakan Modul Pelatihan PKK

Program ini akan meningkatkan kapasitas para pelatih dan kader PKK dalam mendukung berbagai program dan kegiatan PKK.

Penggunaan modul pelatihan PKK akan membantu dalam memberikan bahan ajar dan arahan yang terstruktur dan terstandarisasi.

Dengan meningkatkan kapasitas pelatih dan kader PKK, organisasi PKK dapat lebih efektif dalam memberdayakan masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup keluarga di berbagai aspek.

7. Program Pokok PKK: Kesehatan

Gerakan Keluarga Sehat

a. Menggerakkan Keluarga dalam Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

Program ini bertujuan untuk mengajak dan membina keluarga dalam mengadopsi perilaku hidup bersih dan sehat.

Melalui sosialisasi dan pendidikan, keluarga diinformasikan tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, mencuci tangan dengan sabun, membuang sampah pada tempatnya, serta menjaga sanitasi dan kesehatan rumah tangga.

Dengan menggerakkan keluarga dalam perilaku hidup bersih dan sehat, diharapkan akan tercipta lingkungan yang bebas dari penyakit dan masyarakat yang lebih sehat.

b. Pembinaan Peran Serta Masyarakat dalam Upaya Penurunan Angka Kematian Ibu, Bayi, dan Balita

Program ini fokus pada pembinaan dan penguatan peran serta masyarakat dalam mengurangi angka kematian ibu, bayi, dan balita.

Melalui pelatihan, pendampingan, dan sosialisasi, masyarakat diberdayakan untuk memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam merawat ibu hamil, menyusui, dan merawat bayi dan balita dengan baik.

Penguatan peran serta masyarakat akan meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan, serta meminimalkan risiko kematian dan penyakit pada ibu dan anak.

c. Pembinaan Keluarga yang Sadar Gizi

Program ini bertujuan untuk membina keluarga agar lebih sadar akan pentingnya gizi yang seimbang dan berkualitas bagi anggota keluarga.

Sosialisasi tentang pentingnya konsumsi makanan bergizi, variasi makanan, dan manajemen pangan akan menjadi bagian dari program ini.

Dengan keluarga yang sadar gizi, diharapkan akan terjadi peningkatan status gizi dan kesehatan anggota keluarga secara keseluruhan.

d. Mendukung Program Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker pada Perempuan

Program ini bertujuan untuk mendukung dan mengedukasi perempuan tentang pentingnya pencegahan dan deteksi dini kanker.

Melalui kampanye, penyuluhan, dan pendampingan, perempuan diajak untuk melakukan pemeriksaan kesehatan rutin, seperti Pap smear, mammografi, dan deteksi dini kanker lainnya.

Dengan program ini, diharapkan terjadi peningkatan kesadaran dan partisipasi perempuan dalam mengawasi kesehatan mereka sendiri.

e. Pembinaan Keluarga dalam Pelaksanaan Imunisasi dan Pencegahan Penyakit Menular maupun Tidak Menular; serta Asuhan Mandiri dalam Keluarga

Program ini fokus pada pembinaan keluarga dalam pentingnya pelaksanaan imunisasi pada anak dan anggota keluarga lainnya.

Selain itu, keluarga juga diberdayakan untuk menerapkan tindakan pencegahan penyakit menular dan tidak menular, seperti pola makan sehat, olahraga, dan menghindari perilaku berisiko.

Dengan pembinaan keluarga dalam pelaksanaan imunisasi dan pencegahan penyakit, diharapkan anggota keluarga akan lebih terlindungi dari berbagai penyakit dan mampu memberikan asuhan mandiri yang baik bagi kesehatan keluarga secara keseluruhan.

8. Program Pokok PKK: Pengembangan Kehidupan Berkoperasi

Pengembangan Kehidupan Berkoperasi

a. Penguatan dan Pengembangan Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga PKK

Program ini bertujuan untuk memperkuat dan mengembangkan kelompok usaha di tingkat PKK agar lebih berdaya dan mampu meningkatkan pendapatan keluarga.

Hal ini melibatkan pembinaan dan pendampingan dalam manajemen usaha, pemasaran, produksi, dan pengembangan produk atau jasa yang dihasilkan oleh kelompok usaha.

Dengan penguatan dan pengembangan ini, kelompok usaha diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan keluarga dan masyarakat secara keseluruhan.

Baca juga: Usaha Toko Sembako: 10 Tips Sukses Mulai dari Nol

b. Mendorong Pembentukan Koperasi oleh Kelompok Khusus Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga PKK

Program ini mengajak kelompok usaha di tingkat PKK untuk bersatu dan membentuk koperasi sebagai bentuk kerjasama dalam pengelolaan dan pengembangan usaha mereka.

Melalui koperasi, kelompok usaha dapat memperoleh keuntungan bersama, berbagi risiko, serta memiliki akses yang lebih baik ke pasar dan sumber daya yang lebih besar.

Dengan demikian, pembentukan koperasi akan meningkatkan keberlanjutan dan keberhasilan usaha kelompok dalam meningkatkan pendapatan keluarga.

c. Mengembangkan Kreativitas Melalui Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)

Program ini berfokus pada pengembangan kreativitas dan inovasi dalam usaha mikro, kecil, dan menengah yang dilakukan oleh anggota PKK dan masyarakat setempat.

Hal ini mencakup pengenalan konsep desain produk, pemasaran kreatif, serta penerapan teknologi terbaru yang dapat meningkatkan daya saing produk atau jasa UMKM.

Dengan mengembangkan kreativitas dalam UMKM, diharapkan usaha mikro tersebut dapat berkembang dan memberikan dampak positif pada pendapatan keluarga.

d. Pelatihan Usaha Ekonomi Kreatif Berbasis Teknologi Informasi

Program ini melibatkan pelatihan dan pengembangan keterampilan dalam usaha ekonomi kreatif yang didukung oleh teknologi informasi.

Pelatihan ini mencakup penggunaan platform digital, pemasaran online, analisis data, dan manajemen bisnis berbasis teknologi.

Dengan pelatihan ini, anggota PKK dan masyarakat dapat mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan akses pasar dalam usaha mereka, sehingga mendukung peningkatan pendapatan keluarga secara berkelanjutan.

Baca juga: Cara Menghasilkan Uang dari YouTube Menggunakan HP

9. Program Pokok PKK: Kelestarian Lingkungan Hidup

Kelestarian Lingkungan Hidup

a. Pembinaan Keluarga dalam Memelihara dan Menjaga Lingkungan Bersih dan Sehat:

Program pembinaan keluarga dalam memelihara dan menjaga lingkungan bersih dan sehat bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab keluarga terhadap lingkungan di sekitarnya. Beberapa langkah yang dapat diambil dalam program ini adalah:

  1. Sosialisasi dan Edukasi: Sosialisasikan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan kepada keluarga. Berikan edukasi tentang dampak buruk dari polusi lingkungan, pengelolaan sampah yang buruk, dan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem.
  2. Pengelolaan Sampah: Ajarkan keluarga tentang cara memilah dan mengelola sampah dengan benar, termasuk pengurangan sampah, daur ulang, dan penggunaan sampah organik sebagai pupuk. Beri contoh praktik pengelolaan sampah yang baik di dalam keluarga.
  3. Konservasi Sumber Daya: Ajarkan keluarga tentang pentingnya menghemat air dan energi. Dorong mereka untuk menggunakan sumber daya alam dengan bijaksana, seperti mengurangi penggunaan air saat mandi, menggunakan lampu hemat energi, dan menghemat listrik.
  4. Kebersihan Lingkungan Rumah: Ajarkan keluarga untuk selalu menjaga kebersihan di sekitar rumah, termasuk membersihkan lingkungan sekitar dan membuang sampah pada tempatnya. Dorong mereka untuk membuat taman atau kebun yang hijau di pekarangan rumah.
  5. Partisipasi dalam Program Lingkungan: Libatkan keluarga dalam program atau kegiatan lingkungan yang diadakan oleh pemerintah atau masyarakat setempat. Dukung partisipasi aktif keluarga dalam menjaga kebersihan lingkungan.

b. Melestarikan Lingkungan Hidup:

Program melestarikan lingkungan hidup bertujuan untuk mendukung upaya pelestarian ekosistem dan keanekaragaman hayati. Beberapa langkah dalam program ini adalah:

  1. Pelestarian Hutan dan Lahan: Ajarkan keluarga tentang pentingnya menjaga hutan dan lahan sebagai habitat alami flora dan fauna. Dorong mereka untuk ikut serta dalam program reboisasi atau penghijauan.
  2. Pengurangan Pencemaran: Dorong keluarga untuk mengurangi penggunaan bahan kimia berbahaya, seperti pestisida dan bahan pembersih berbasis klorin. Edukasi tentang pentingnya mengurangi emisi gas rumah kaca dan penggunaan kendaraan ramah lingkungan.
  3. Konservasi Air dan Laut: Ajarkan keluarga tentang pentingnya menjaga kebersihan sungai, danau, dan laut. Dorong mereka untuk menggunakan air secara bijaksana dan tidak membuang sampah ke perairan.
  4. Perlindungan Satwa Liar: Sosialisasikan pentingnya melindungi satwa liar dan menghindari pemburuan ilegal. Ajarkan keluarga untuk tidak membeli atau memiliki hewan liar sebagai hewan peliharaan.
  5. Pendidikan Lingkungan: Ajarkan anak-anak dalam keluarga tentang pentingnya melestarikan lingkungan dan menjaga keanekaragaman hayati. Beri mereka pengalaman langsung dengan alam dan hewan-hewan liar.

Dengan program pembinaan keluarga dalam memelihara dan menjaga lingkungan bersih serta melestarikan lingkungan hidup, diharapkan masyarakat dapat berperan aktif dalam menjaga alam dan lingkungannya untuk masa depan yang lebih berkelanjutan dan lestari.

10. Program Pokok PKK: Perencanaan Sehat

Perencanaan Sehat

a. Pembinaan Keluarga dalam Meningkatkan Keluarga Berencana Menuju Keluarga Berkualitas:

Program pembinaan keluarga dalam meningkatkan keluarga berencana menuju keluarga berkualitas bertujuan untuk membantu keluarga dalam merencanakan kehamilan yang diinginkan dan memastikan kesehatan dan kesejahteraan bagi setiap anggota keluarga.

Beberapa langkah dalam program ini adalah:

  1. Edukasi tentang Keluarga Berencana: Berikan edukasi kepada keluarga tentang konsep keluarga berencana, manfaatnya, dan berbagai metode kontrasepsi yang tersedia. Dorong keluarga untuk membuat keputusan yang bijaksana mengenai jumlah anak yang diinginkan dan jarak usia antara anak-anak.
  2. Akses Pelayanan Kesehatan Reproduksi: Pastikan akses keluarga terhadap pelayanan kesehatan reproduksi yang komprehensif, termasuk konsultasi dengan tenaga medis terkait keluarga berencana, pemeriksaan kesehatan, dan distribusi kontrasepsi.
  3. Pendidikan Seksual: Berikan pendidikan seksual yang tepat usia kepada anggota keluarga, terutama remaja, agar mereka memiliki pemahaman yang baik tentang kesehatan reproduksi dan pentingnya menghindari kehamilan yang tidak diinginkan.
  4. Pengambilan Keputusan Bersama: Dorong komunikasi terbuka dalam keluarga mengenai keinginan dan rencana untuk memiliki anak. Penting bagi anggota keluarga untuk terlibat dalam pengambilan keputusan bersama yang berkaitan dengan keluarga berencana.
  5. Dukungan Psikologis: Sediakan dukungan psikologis bagi keluarga yang menghadapi tantangan dalam merencanakan keluarga atau dalam menghadapi masalah reproduksi.

b. Melakukan Perencanaan Keuangan yang Baik untuk Kehidupan Keluarga Sehat:

Program ini bertujuan untuk membina keluarga dalam perencanaan keuangan yang baik untuk mencapai kehidupan yang sehat dan berkelanjutan secara finansial.

Beberapa langkah dalam program ini adalah:

  1. Penyusunan Anggaran Keluarga: Bantu keluarga untuk menyusun anggaran keuangan yang terperinci, termasuk pemasukan dan pengeluaran bulanan. Dorong mereka untuk mengatur prioritas pengeluaran dan mencari cara untuk menghemat pengeluaran yang tidak perlu.
  2. Membuat Rencana Tabungan dan Investasi: Dorong keluarga untuk menyisihkan sebagian pendapatan sebagai tabungan untuk menghadapi kebutuhan mendesak dan untuk masa depan. Berikan pengetahuan tentang investasi yang aman dan menguntungkan.
  3. Menghindari Utang yang Berlebihan: Sosialisasikan pentingnya menghindari utang yang berlebihan dan mengelola utang dengan bijaksana. Bantu keluarga untuk mengatur pembayaran cicilan utang secara rutin dan tepat waktu.
  4. Pendidikan Keuangan: Berikan edukasi tentang pentingnya literasi keuangan kepada anggota keluarga, termasuk pengelolaan uang, perencanaan pensiun, asuransi, dan lainnya.
  5. Pemanfaatan Program Bantuan Pemerintah: Sosialisasikan program bantuan pemerintah atau insentif keuangan lainnya yang dapat membantu keluarga menghadapi kebutuhan hidup sehari-hari.

Dengan program pembinaan keluarga dalam meningkatkan keluarga berencana dan melakukan perencanaan keuangan yang baik, diharapkan keluarga dapat mencapai kualitas hidup yang lebih baik, memiliki stabilitas ekonomi, serta kesehatan dan kesejahteraan yang lebih baik dalam jangka panjang.

****

Dalam penerapannya, 10 Program Pokok PKK beserta tata kelola kelembagaan gerakan PKK senantiasa dipantau dan dievaluasi secara komprehensif melaui Rapat Kerja Nasional PKK yang diselenggarakan setiap lima tahun sekali.

Di periode 2021-2024 ini, untuk mengejawentahkan dari 10 Program Pokok PKK akan dilaksanakan dari tiap bidang atau Kelompok Kerja.

Tujuan dan sasaran tersebut menjadi target jangka menengah yang harus dicapai dalam pelaksanaan Gerakan PKK di berbagai tingakatan, baik pada TP PKK 5 Pusat hingga TP PKK Desa/Kelurahan.

Hal ini mengindikasikan bahwa pelaksanaan Gerakan PKK merupakan Gerakan yang terstruktur dan sistematis serta memiliki arah panduan yang sama.

Baca juga : Lambang PKK (Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga)

Tentang Penulis: Anna Subekti

Gambar Gravatar
Ibu rumah tangga yang suka berbagi cerita tentang kehidupan rumah tangganya, suka curhat tentang anak-anak, suami dan kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.